PKL Pasar Mampang Terpaksa Jualan: Bila Dibantu, Mau 10 Tahun di Rumah

RR Ukirsari Manggalani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 06:46 WIB
PKL Pasar Mampang Terpaksa Jualan: Bila Dibantu, Mau 10 Tahun di Rumah
Penampakan PKL yang berdagang di Tanah Abang, Jakarta Pusat saat pemberlakuan PSBB Corona. Sebagai ilustrasi (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Kondisi sulit selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat para Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar pasar Mampang Prapatan, Jakarta Selatan kembali berdagang. Pasalnya, mereka mengakui tak bisa hanya berdiam diri di rumah seperti imbauan dari pemerintah.

Salah satu pedagang alat elektronik bernama Roni mengatakan bahwa dirinya juga terpaksa memilih berdagang di tengah merebaknya Covid-19. Padahal ia dan PKL lainnya sudah diminta untuk tidak berjualan untuk sementara waktu.

"Emang sempat Satpol PP datang suruh stop (dagang). Sekarang kami juga butuh makan, 'kan," ujar Roni saat ditemui, Selasa (13/5/2020) malam.

Roni bersama rekannya yang bernama Amri mengakui sebenarnya ingin berada di rumah. Namun ia tak memiliki penghasilan dan tidak mendapatkan bantuan.

Keduanya yang tinggal di kawasan Kalimalang belum pernah sekalipun menerima Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket sembako dari Pemerintah Pusat atau daerah. Keduanya butuh bantuan untuk menyambuh hidup keluarganya yang berada di rumah.

"Belum ada, ya. Bukan belum ada bantuan. Kami belum pernah terima. Mungkin yang lain dapat. Kami sih enggak. Padahal KTP juga KTP sini (Jakarta)," jelasnya.

Selain itu, ia juga membutuhkan uang untuk membayar tanggungan lain seperti melunasi kontrakan. Jika semuanya ditanggung pemerintah, ia bersedia diam di rumah bahkan sampai 10 tahun.

"Coba kalau ditanggung, dikasih bantuan. Kontrakan dibayarin dulu. 10 tahun juga mau saya di rumah saja," pungkasnya.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jualan Lagi, PKL Pasar Mampang: Mending Mati di Luar Daripada Diam di Rumah

Jualan Lagi, PKL Pasar Mampang: Mending Mati di Luar Daripada Diam di Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 23:20 WIB

Sempat Dilarang Satpol PP, PKL di Pasar Mampang Jualan Lagi

Sempat Dilarang Satpol PP, PKL di Pasar Mampang Jualan Lagi

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 22:42 WIB

Bakal Ditertibkan, PKL Jalan Colombo Minta Audiensi dengan Pemkab Sleman

Bakal Ditertibkan, PKL Jalan Colombo Minta Audiensi dengan Pemkab Sleman

Jogja | Senin, 17 Februari 2020 | 14:53 WIB

Terkini

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB