Presiden Venezuela Ungkap Oposan Terlibat Tentara Bayaran AS Bikin Kudeta

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 14 Mei 2020 | 21:32 WIB
Presiden Venezuela Ungkap Oposan Terlibat Tentara Bayaran AS Bikin Kudeta
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri). (Foto: AFP)

Suara.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengungkapkan, pemimpin oposisi Juan Guaido terlibat dalam komplotan tentara bayaran asal Amerika Serikat untuk melakukan kudeta beberapa waktu lalu.

Nicolas Maduro menuduh Juan Guaido bertemu dengan mantan anggota pasukan khusus Angkatan Darat AS di Gedung Putih untuk merencanakan invasi lewat laut.

Maduro mengklaim pertemuan itu terjadi pada bulan Februari lalu ketika Guaido mengunjungi presiden AS di Washington.

Guaido sendiri merupakan pemimpin legislatif yang didukung oleh AS dan sekitar lima puluh negara lain sebagai presiden sementara Venezuela.

"Di Gedung Putih pada tanggal 4 Februari tahun 2020, Juan Guaido bertemu dengan Jordan Goudreau," ujar Maduro seperti dikutip dari Barron's.

Ia merujuk pada mantan anggota pasukan khusus yang dituduh mengorganisir dan melatih pasukan tentara bayaran untuk melaksanakan invasi di Venezuela.

Menurut Maduro pertemuan Guadio tersebut atas perintah Donald Trump untuk membuat rencana serangan.

"Akan sangat mudah untuk memverifikasi kehadiran Goudreau di Gedung Putih antara 2019 dan 2020 dan di ruangan mana ia bertemu dengan Guaido." jelas Maduro.

Presiden Nicolas Maduro menunjukkan identitas dua orang A S yang diduga terlibat.[AFP/Marcelo Garcia]
Presiden Nicolas Maduro menunjukkan identitas dua orang A S yang diduga terlibat.[AFP/Marcelo Garcia]

Belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih yang diminta oleh kantor berita AFP atas tuduhan presiden sayap kanan Venezuela tersebut.

baca juga

Menurut Menteri Komunikasi Venezuela, Jorge Rodriguez mengatakan pada hari Selasa (12/05) bahwa pada pertemuan itu Goudreau "diratifikasi sebagai pemimpin militer" dari "invasi" di sepanjang pantai utara Venezuela. Namun digagal oleh pemerintah Venezuela antara 3-4 Mei.

Tuduhan itu didasarkan pada sebuah video di mana seorang kapten pembangkang ditahan dalam pembicaraan serangan tentang pertemuan yang seharusnya di Gedung Putih.

Maduro mengklaim Guaido menandatangani kontrak dengan Slivercorp USA, sebuah perusahaan keamanan dan pertahanan swasta yang didirikan oleh Goudreau, untuk melaksanakan kudeta tersebut. Sekaligus untuk melakukan "penangkapan, penahanan, dan pemindahan presiden Venezuela" dan "pembentukan" pemimpin oposisi.

Namun tuduhan itu dibantal oleh Guaido dan menyebut kontrak itu "salah" serta mengatakan bahwa pemerintah Venezuela sedang mencari "alasan" untuk menangkapnya.

Begitu juga dengan Donald Trump ikut membantah bahwa Amerika Serikat terlibat dalam invasi tersebut.

"Jika saya ingin pergi ke Venezuela, saya tidak akan merahasiakannya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pejabat AS Positif Corona, Gedung Putih Wajibkan Penggunaan Masker

Pejabat AS Positif Corona, Gedung Putih Wajibkan Penggunaan Masker

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 13:08 WIB

Virus Corona Telah Mencapai Gedung Putih, Pejabat Tinggi AS Jalani Isolasi

Virus Corona Telah Mencapai Gedung Putih, Pejabat Tinggi AS Jalani Isolasi

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:10 WIB

Cekcok dengan Wartawan, Donald Trump Ngambek, Lontarkan Kalimat Rasis

Cekcok dengan Wartawan, Donald Trump Ngambek, Lontarkan Kalimat Rasis

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 11:20 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×