Kebakaran di Tanjung Duren Diduga Akibat Kebocoran Elpiji

Iwan Supriyatna Suara.Com
Jum'at, 15 Mei 2020 | 05:19 WIB
Kebakaran di Tanjung Duren Diduga Akibat Kebocoran Elpiji
Ilustrasi kebakaran. (Shutterstock)

Suara.com - Kebakaran yang terjadi di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Kamis (14/5/2020) malam, diduga terjadi karena adanya kebocoran elpiji.

"Dugaan penyebab sementara karena bocor elpiji," kata Kasie Ops Damkar Jakarta Barat Eko Sumarno di Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Eko Sumarno menerima info kebakaran itu dari warga yang melapor ke suku dinas terkait.

Eko menyebutkan sejumlah fasilitas di titik kenal Pasar Kopro, Jalan Tanjung Duren Timur IV RT 0012/RW 05 terdampak si jago merah.

Dari pendataan terkini, kata dia, sebanyak empat kepala keluarga atau sembilan jiwa terdampak kebakaran tersebut.

Api dapat dipadamkan pada hari Kamis pukul 22.49 WIB dengan mengerahkan 68 personel dengan sumber daya alat pemadam sebanyak 17 unit.

"Luas area kebakaran 240 meter persegi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI