Syarat Diklaim Ketat, Diprediksi Tak Ada Lonjakan Pemudik di Pulo Gebang

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:43 WIB
Syarat Diklaim Ketat, Diprediksi Tak Ada Lonjakan Pemudik di Pulo Gebang
Komandan Regu Dinas Perhubungan Jakarta Timur Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Bonari. (Suara.com/Welly Hidayat).

Suara.com - Komandan Regu Dinas Perhubungan DKI Jakarta Terminal Pulo Gebang, Bonari meyakini tidak akan ada lonjakan jumlah orang keluar Jakarta dengan menggunakan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Pulo Gebang.

Bonari mengatakan, sejak Sabtu (9/5) hingga Jumat (15/5) ini tidak ada peningkatan orang yan hendak meninggallkan Jakarta di terminal meski moda tranportasi telah diizinkan beroperasi.

Dia menduga jika ada persyaratan ketat bagi pemudik membuat warga mengurungkan niat untuk keluar dari Jakarta.

Aturan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 dan diverifikasi oleh petugas dinas perhubungan di posko protokol kesehatan di terminal.

"Prediksi dari kami calon penumpang di terminal Pulo Gebang tidak ada kiranya (lonjakan orang tinggalkan Jakarta). Masyarakat mayoritas sudah mengetahui ternyata persyaratan untuk mudik itu benar-benar sangat ketat atau super ketat," ungkap Bonari di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (15/5/2020).

Adapun sekiranya sudah satu pekan ini, orang yang telah meninggalkan Jakarta via Terminal Pulo Gebang 100 orang pun belum ada. Memang orang yang dapat meninggalkan Jakarta itu, dipilih secara ketat yang benar-benar disituasi mendesak.

"Diizinkan itu yang benar-benar sangat urgent dan mendesak," tutup Bonari

Sebelumnya, lima hari terakhir Terminal Pulo Gebang sejak dibuka kembali pada Sabtu (9/5/2020) lalu, sudah memberangkatkan sebanyak 73 penumpang ke berbagai tujuan dengan menggunakan 12 bus.

Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengizinkan angkutan umum ke luar daerah beroperasi dengan beberapa ketentuan.

baca juga

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) hanya akan beroperasi di terminal Pulogebang.

"Terminal Pulogebang saja untuk Jabodetabek. Hanya satu terminal itu saja yang beroperasi," ujar Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2020).

Meski boleh beroperasi, waktunya hanya sebentar, yakni lima jam setiap harinya. Pihaknya akan menerapkan ketentuan protokol kesehatan pencegahan penularan Virus Corona atau Covid-19 di terminal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Surat Bebas Corona, Calon Penumpang Gagal Berangkat di Pulo Gebang

Tak Ada Surat Bebas Corona, Calon Penumpang Gagal Berangkat di Pulo Gebang

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:09 WIB

8 Tak Lolos, Terminal Pulo Gebang Cuma Berangkatkan 2 Pemudik Hari Ini

8 Tak Lolos, Terminal Pulo Gebang Cuma Berangkatkan 2 Pemudik Hari Ini

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:38 WIB

Suasana Sepi di Terminal Pulo Gebang Usai Sepekan Dibuka

Suasana Sepi di Terminal Pulo Gebang Usai Sepekan Dibuka

Video | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:20 WIB

Sepekan Dibuka, Terminal Pulo Gebang Kosong Melompong, Tak Ada Bus Pemudik

Sepekan Dibuka, Terminal Pulo Gebang Kosong Melompong, Tak Ada Bus Pemudik

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:56 WIB

Bus AKAP Jalan Lagi, 73 Orang Keluar Jakarta via Terminal Pulogebang

Bus AKAP Jalan Lagi, 73 Orang Keluar Jakarta via Terminal Pulogebang

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 07:32 WIB

Hari Keempat Terminal Pulo Gebang Dibuka, Hanya Satu Bus yang Berangkat

Hari Keempat Terminal Pulo Gebang Dibuka, Hanya Satu Bus yang Berangkat

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 20:33 WIB

Transportasi Dibuka, Harga Tiket Bus AKAP di Pulo Gebang Naik 100 Persen

Transportasi Dibuka, Harga Tiket Bus AKAP di Pulo Gebang Naik 100 Persen

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 15:30 WIB

Tak Memenuhi Syarat, 28 Orang Gagal Bepergian dari Terminal Pulo Gebang

Tak Memenuhi Syarat, 28 Orang Gagal Bepergian dari Terminal Pulo Gebang

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 09:26 WIB

3 Hari Dibuka, Terminal Pulo Gebang Cuma Berangkatkan 12 Penumpang

3 Hari Dibuka, Terminal Pulo Gebang Cuma Berangkatkan 12 Penumpang

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 09:17 WIB

Tiga Bus AKAP Jalan dari Terminal Pulo Gebang, Hanya Ada 5 Penumpang

Tiga Bus AKAP Jalan dari Terminal Pulo Gebang, Hanya Ada 5 Penumpang

News | Senin, 11 Mei 2020 | 19:13 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×