Kisah Perempuan Berhijab Menyusui Bayi-bayi Korban Perang

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:19 WIB
Kisah Perempuan Berhijab Menyusui Bayi-bayi Korban Perang
Firooza Omar (BBC)

Suara.com - "Saya menyusui anak saya sendiri dan saya menjadi emosional. Saya bisa melihat penderitaan bayi-bayi ini," kata Firooza Omar.

Selasa (12/05) pekan ini, setidaknya 24 orang, termasuk beberapa bayi yang baru lahir, sejumlah ibu, dan perawat, dibunuh secara brutal oleh kelompok militan bersenjata yang menyerang sebuah rumah sakit bersalin di ibu kota Afghanistan, Kabul.

Firooza, 27 tahun, mendengar tentang serangan itu di televisi. Dia memahami gawatnya situasi setelah mengobrol dengan teman-temannya dan melihat foto-foto mengerikan di media sosial.

Dia sendiri adalah ibu dari bayi laki-laki berusia empat bulan.

Serangan bersenjata di rumah sakit Kabul 'kejahatan luar biasa' - korban tewas 24 orang 'Mereka menembak mati anjing peliharaan saya, karena saya perempuan' - kisah perempuan Afghanistan dan anjing kesayangannya Para perempuan yang bertaruh nyawa bersihkan Afghanistan dari ranjau darat

Tatkala dia menyusui anaknya, pikiran tentang bayi-bayi yang menjadi yatim setelah dilahirkan, memenuhi pikirannya.

Welas asih dan keberanian

Dia lantas memutuskan pergi ke rumah sakit tersebut dan menolong bayi-bayi yang ditinggal mati ibunya.

Yang terjadi selanjutnya adalah tindakan welas asih, dan keberanian.

"Ketika menjelang buka puasa [serangan terjadi saat Ramadhan, bulan suci umat Islam], saya memberi tahu suami saya tentang niat saya membantu bayi-bayi yatim."

Suaminya langsung setuju dan meyakinkannya bahwa dia akan mengawasi putra mereka.

baca juga

Ketika itu, Pasukan Khusus Afghanistan telah menyelamatkan 100 perempuan dan anak-anak dari Rumah Sakit Dasht-e-Barchi dan memindahkannya ke Rumah Sakit Anak Ataturk, sekitar dua kilometer dari tempat tinggal Firooza.

Bayi-bayi menangis

Jarak yang dia tempuh dengan mobil barangkali pendek, tetapi berisiko, di kota yang dihantui trauma dan ketakutan setelah serangan brutal tersebut.

"Ketika saya pergi ke rumah sakit, saya melihat sekitar 20 bayi. Beberapa dari mereka terluka. Saya berbicara dengan perawat dan mereka mengatakan kepada saya untuk menyusui bayi yang kerap menangis."

Dia kemudian menyusui empat bayi, satu demi satu.

Sebelum Firooza tiba, para perawat berusaha memberi makan bayi-bayi itu dengan makanan yang terbuat dari susu bubuk.

"Beberapa bayi menolak untuk minum susu itu," kenang Firooza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Firooza Omar, Perempuan Berhijab Menyusui Bayi-bayi Korban Perang

Kisah Firooza Omar, Perempuan Berhijab Menyusui Bayi-bayi Korban Perang

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:17 WIB

Suku Kamoro di Papua Saling Serang karena Rebutan Jabatan

Suku Kamoro di Papua Saling Serang karena Rebutan Jabatan

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 17:02 WIB

72 Tahun Menghilang, Puing Kapal Saksi Perang Dunia I dan II Ditemukan

72 Tahun Menghilang, Puing Kapal Saksi Perang Dunia I dan II Ditemukan

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×