Singapura Pakai Robot Anjing Ingatkan Jaga Jarak, Bisa 'Ngomong' Lho!

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 17 Mei 2020 | 11:19 WIB
Singapura Pakai Robot Anjing Ingatkan Jaga Jarak, Bisa 'Ngomong' Lho!
Spot, robot anjing yang mengingatkan agar selalu jaga jarak di Singapura.[YouTube/CNA]

Suara.com - Singapura merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang menerapkan aturan pembatasan wilayah atau lockdown untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Singapura bahkan sampai mengerahkan robot pengawas.

Sebuah robot seukuran anjing dikerahkan untuk mengawasi orang-orang agar selalu menjaga jarak atau physical distancing.

Robot dengan warna kuning dan hitam berkeliaran di taman pusat kota, dilengkapi dengan kamera untuk memperkirakan berapa banyak orang yang berkumpul. Robot ini juga dilengkapi dengan rekaman audio untuk mengingatkan siapa pun mengenai aturan lockdown.

“Mari jaga Singapura tetap sehat. Untuk keselamatan Anda sendiri dan bagi orang-orang di sekitar Anda, berdirilah setidaknya satu meter. Terima kasih," bunyi robot tersebut seperti dikutip dari Independent.co.uk.

Robot ini merupakan buatan perusahaan Amerika Boston Dynamics, dikendalikan dari jarak jauh dan sedang diuji coba oleh badan keamanan siber Singapura. Jika percobaan dianggap berhasil dalam menegakkan jarak sosial, maka bisa menjadi alat utama untuk pengawasan.

Spot, robot anjing yang mengingatkan agar selalu jaga jarak di Singapura.[YouTube/CNA]
Spot, robot anjing yang mengingatkan agar selalu jaga jarak di Singapura.[YouTube/CNA]

Namun, kehadiran robot anjing bukannya tanpa kontroversi. Dalam sebuah video yang diterbitkan oleh surat kabar The Straits Times, para pengunjung taman yang sudah menjaga jarak satu sama lain terlihat kebingungan dan ketakutan ketika robot yang dijuluki SPOT, berlari di sepanjang jalan.

Pihak berwenang berjanji kamera pada robot tersebut hanya dapat menilai berapa banyak orang yang berkumpul di taman dan tidak akan melacak atau mengenali individu tertentu. Kamera yang ada di dalam robot dapat bergerak dengan sendirinya dalam beberapa keadaan.

Dikutip dari Channel News Asia, SPOT akan dikendalikan dari jarak jauh oleh seorang operator. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi tenaga yang dibutuhkan untuk patroli taman dan meminimalkan kontak fisik antara anggota staf.

"Ini menurunkan risiko terkena virus. Tidak seperti robot beroda, SPOT bekerja dengan baik di berbagai medan dan dapat menavigasi rintangan secara efektif, menjadikannya ideal untuk operasi di taman dan kebun umum," kata pihak berwenang.

Bukan pertama kali pihak berwenang di Singapura menggunakan teknologi canggih untuk mengawasi masyarakat yang ada di taman.

Sebelumnya, Singapura juga mengerahkan 30 pesawat tak berawak atau drone untuk menghitung berapa banyak orang yang mengunjungi taman, dan robot roda empat berbentuk seperti mobil kecil telah dikerahkan untuk memperingatkan penduduk setempat agar tidak berpergian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemulihan Cedera Bagus Kahfi Terhambat Gara-gara Lockdown di Inggris

Pemulihan Cedera Bagus Kahfi Terhambat Gara-gara Lockdown di Inggris

Bola | Sabtu, 16 Mei 2020 | 18:59 WIB

Maksimalkan Jaga Jarak, London akan Terapkan Zona Bebas Mobil di Pusat Kota

Maksimalkan Jaga Jarak, London akan Terapkan Zona Bebas Mobil di Pusat Kota

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 19:07 WIB

Imbas Lockdown, Puluhan Bayi Hasil Program Surogasi Terjebak di Ukraina

Imbas Lockdown, Puluhan Bayi Hasil Program Surogasi Terjebak di Ukraina

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 09:39 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB