Protes Keras, Tenaga Medis Belgia Buang Muka Pada Pemerintah

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 18 Mei 2020 | 10:07 WIB
Protes Keras, Tenaga Medis Belgia Buang Muka Pada Pemerintah
Ilustrasi perawat - (Pixabay/TheHilaryClark)

Suara.com - Tenaga medis Belgia menunjukkan protes mereka terhadap Pemerintah atas putusan terbaru yang mereka buat saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Wujud kemarahan tersebut diungkapkan saat kunjungan Perdana Menteri ke beberapa rumah sakit.

Menyadur Sky News, pada dokter dan perawat menunjukkan kemarahan mereka pada pemerintah Belgia dengan memalingkan muka saat kunjungan perdana menteri ke rumah sakit.

Perdana Menteri Sophie Wilmes melakukan kunjungan tidak resmi ke dua rumah sakit di ibukota Belgia, Brussels dan dan mendapat sambutan yang dingin dari para tenaga medis pada Sabtu (16/05).

Dalam sebuah unggahan video akun Twitter @Ozkok_A, terlihat iring-iringan mobil Perdana Menteri tiba di Rumah Sakit Saint-Pierre dan disambut oleh staf rumah sakit yang berbaris di jalan masuk ke rumah sakit. Namun saat jajaran pemerintah tiba, tenaga medis justru membuang muka dan memunggungi iring-iringan mobil.

Para tenaga medis Belgia buang muka pada iring-iringan mobil pemerintah.[Sky News]
Para tenaga medis Belgia buang muka pada iring-iringan mobil pemerintah.[Twitter/@Ozkok_A]

Menurut media setempat, aksi ini dilakukan para tenaga medis sebagai tanggapan terhadap penandatanganan undang-undang keputusan kerajaan yang memungkinkan staf yang tidak memenuhi syarat untuk melakukan tugas keperawatan di tengah pandemi Covid-19.

Awal bulan ini, Persatuan Perawat Umum di Belgia mengatakan dekrit tersebut merupakan "tamparan nyata" bagi profesi kesehatan di Belgia. Aturan tersebut dapat berbahaya selama krisis terjadi.

Mereka beranggapan keputusan itu datang pada saat sektor kesehatan Belgia sedang "runtuh" dan "merasa tidak didengar, diakui dan dihargai" oleh pemerintah.

Menurut laporan RTBF Belgia, Wilmes mengatakan bahwa dia ingin membawa "pesan penenang" kepada staf rumah sakit, dia tidak ingin melihat banyak perawat yang diberhentikan pasca pandemi virus corona.

Menurut data pemerintah Belgia, hingga kini kasus Covid-19 yang telah tercatat sebanyak 54.989 kasus pada populasi 11,5 juta. Sebanyak 9.005 orang di Belgia telah meninggal karena Covid-19 ini.

baca juga

Negara ini telah memberlakukan lockdown selama dua bulan terakhir untuk mengendalikan virus corona, namun sebagian sekolah, pasar, museum, dan kebun binatang dibuka mulai Senin (18/05).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mempelajari Cara Korea Selatan Melacak Kasus Penderita Covid-19

Mempelajari Cara Korea Selatan Melacak Kasus Penderita Covid-19

News | Senin, 18 Mei 2020 | 03:59 WIB

Persipura Tuntut Transparansi Finansial Saat RUPS Luar Biasa LIB

Persipura Tuntut Transparansi Finansial Saat RUPS Luar Biasa LIB

Bola | Senin, 18 Mei 2020 | 00:15 WIB

Turnamen Vakum, Jonatan Christie Rindu Atmosfir Pertandingan

Turnamen Vakum, Jonatan Christie Rindu Atmosfir Pertandingan

Sport | Minggu, 17 Mei 2020 | 22:35 WIB

Terkini

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

×