Belajar dari Kasus NF, KPAI: Orang Tua Wajib Dampingi Anak saat Pubertas

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Senin, 18 Mei 2020 | 14:42 WIB
Belajar dari Kasus NF, KPAI: Orang Tua Wajib Dampingi Anak saat Pubertas
Foto gadis pembunuh Sawah Besar di Instagram. (dok pribadi)

Suara.com - Fakta baru kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh NF gadis 15 tahun terhadap APA bocah 5 tahun dinilai sebagai bentuk keteledoran orang tua dalam mengawasi perkembangan anaknya. Komunikasi anak dan orang tua sangat penting disini.

Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah menilai peran orang tua dalam hal ini sangat vital dalam menjaga tumbuh kembang anak dari kecil hingga remaja Sebab, ata Ai di fase ini anak-anak tengah asik mengeksplorasi hal-hal baru yang ia temukan sebagai remaja.

"Yang paling krusial peran orang tua dalam hal ini betul-betul tercerabut dari elemen vital pengawasan, pembimbingan, pengurusan dan juga pengasuhan yang harusnya anak seusia ini memang lagi manis-manisnya bercerita," kata Ai Maryati kepada Suara.com, Senin (18/5/2020).

Maryati menjelaskan, di fase usia seperti ini, NF seharusnya mendapatkan pendampingan ekstra dari kedua orang tuanya, sebab NF mulai banyak mendapatkan pengalaman baru dari peristiwa-peristiwa yang dialaminya di lingkup luar keluarga seperti masa pubertas.

"Sehingga itulah yang menjembatani emosi anak terurai ketika dia benci dengan teman, marah dengan sahabat, putus dengan pacar dan lain-lain itu orang tua menjadi bagian penting dan itu tidak simsalabim, dibuat kerangka membangun emosi dan komunikasi yang efektif antar anak dan orang tua itu dari bayi bahkan dari sejak kandungan," ucapnya.

Menurut Maryati, jika seorang anak tersebut tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan itu dari orang tua langsung, maka kemungkinan ia bisa mendapatkan pengertian yang salah atas pubertas yang dialaminya.

"Banyak sekali anak ini mengekspresikan suara hatinya itu dengan cara-cara yang mungkin kita tidak pernah bayangkan," kata Maryati.

"Akhirnya dia lari ke media tontonan yang kurang baik kemudian juga lari ke pacar, tapi malah pacarnya itu melakukan kekerasan seksual, kita kan tidak tahu dalam proses pacaran itu awal," lanjutnya.

Diketahui NF menjadi perhatian setelah membunuh bocah, APA, di kediamannya di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pukul 16.00 WIB, Kamis, 5 Maret 2020. Dia menyerahkan diri kepada polisi, Jumat, 6 Maret 2020.

NF dijerat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

baca juga

Fakta baru yang didapat selama rehabilitasi mengungkapkan bahwa NF ternyata diperkosa dua paman dan kekasihnya hingga hamil 14 minggu, faktor kekerasan seksual ini diyakini sebagai faktor utama yang membuat NF tega membunuh APA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Isi Chat Diduga NF Dapat Perlakuan Masokis, Dicekik, Ditetesi Lilin

Beredar Isi Chat Diduga NF Dapat Perlakuan Masokis, Dicekik, Ditetesi Lilin

News | Senin, 18 Mei 2020 | 03:05 WIB

Beredar Isi Percakapan Diduga NF Dapat Perlakuan Masokis dari Kekasih

Beredar Isi Percakapan Diduga NF Dapat Perlakuan Masokis dari Kekasih

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 13:39 WIB

Ini Alasan Polisi Tak Ekspos Kasus Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar

Ini Alasan Polisi Tak Ekspos Kasus Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 19:53 WIB

Tinggali Hobi Slenderman, NF Gadis Pembunuh Balita Kini Rajin Mengaji

Tinggali Hobi Slenderman, NF Gadis Pembunuh Balita Kini Rajin Mengaji

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:02 WIB

NF Slenderman Pembunuh Bocah Direkam saat Diperkosa 2 Paman dan Pacar

NF Slenderman Pembunuh Bocah Direkam saat Diperkosa 2 Paman dan Pacar

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:22 WIB

NF Ternyata Hamil, Sang Paman Pernah Merekam saat Memperkosanya

NF Ternyata Hamil, Sang Paman Pernah Merekam saat Memperkosanya

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 11:57 WIB

NF Slenderman Hamil Akibat Rudapaksa, Ini Risiko Melahirkan di Usia Remaja

NF Slenderman Hamil Akibat Rudapaksa, Ini Risiko Melahirkan di Usia Remaja

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 10:34 WIB

Penumpang Membludak Bukti Pengkhianatan ke Warga Patuh dan 4 Berita Lainnya

Penumpang Membludak Bukti Pengkhianatan ke Warga Patuh dan 4 Berita Lainnya

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 03:20 WIB

Usai NF Simpan Mayat Bocah di Lemari, Terungkap Omongan Keluarganya

Usai NF Simpan Mayat Bocah di Lemari, Terungkap Omongan Keluarganya

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 20:01 WIB

5 Fakta NF Pembunuh Bocah di Sawah Besar, Diperkosa 3 Orang hingga Hamil

5 Fakta NF Pembunuh Bocah di Sawah Besar, Diperkosa 3 Orang hingga Hamil

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 20:03 WIB

Terkini

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×