Total 5.309 WNI Dikarantina Setelah Pulang ke Tanah Air

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2020 | 17:18 WIB
Total 5.309 WNI Dikarantina Setelah Pulang ke Tanah Air
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pesiar MV Viking Orion tiba di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/5). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, mengatakan 5.309 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri yang telah pulang ke tanah air menjalani isolasi di sejumlah lokasi.

Mereka yang diisolasi, yaitu para ABK, TKI, jamaah tabligh dan pelajar dari luar negeri, jumlahnya telah berkurang 111 orang.

"Berkurang 111 orang, semula 5.420 orang, menjadi 5.309 orang," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ia katakan, dari 5.309 WNI dari luar negeri yang dikarantinakan itu, 2.243 orang di antaranya sudah pulang. Jumlah WNI yang sudah pulang bertambah 173 orang.

"WNI (dari luar negeri yang pulang) bertambah 173 orang, semula 2.070 orang menjadi 2.243 orang," ujar dia.

Mereka yang sudah pulang di antaranya 177 ABK WNI MV Amsterdam, 375 ABK WNI MV Carnival, 43 ABK WNI MV Artania, 134 ABK WNI MV Freedom dan Carnival Valor, 93 ABK WNI MV Quantum of The Seas, empat ABK WNI MV Costa Cruise Italia, 359 ABK WNI MV Explorer Dream, dan 23 WNI yang dikarantina di Asrama Haji Pondok Gede.

193 Jamaah Tablig, 30 ABK WNI MV My Wind Spirit, 107 WNI yang dikarantina di Balai Pelatihan Kesehatan Jakarta Selatan, 162 WNI yang dikarantina di Tower 8 Wisma Atlet, 195 WNI yang dikarantina di Asrama Haji Bekasi, 223 ABK WNI MV Barbados yang dikarantina di Swiss-Belhotel Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara, dan 125 WNI yang dikarantina di Graha Wisata Taman Mini.

Lebih lanjut, kata dia, sudah tidak ada lagi WNI dari luar negeri yang dikarantina di tiga lokasi karantina yaitu di Asrama Haji Bekasi, Swiss Belhotel PIK, dan Graha Wisata Taman Mini.

"Asrama Haji Bekasi kosong/ nihil dan tidak digunakan lagi. Seluruhnya (WNI yang dikarantina di sana) negatif (COVID-19) dan dipulangkan. Graha Wisata Taman Mini nihil, semula 125 orang hasil negatif sudah dipulangkan. Hotel Swiss-Bel PIK Jakut nihil, semula 223 orang ABK MV Barbados seluruhnya hasil negatif dan dipulangkan," kata dia.

Selanjutnya, tersisa 3.066 WNI dari luar negeri yang masih menjalani karantina. Ia mengatakan jumlah itu berkurang 284 orang dari data Senin kemarin. "Berkurang 284 orang, semula 3.350 orang menjadi 3.066 orang," ujar dia.

Dari 3.066 orang WNI yang dikarantinakan, 2.534 orang di antaranya dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta yaitu 396 orang di Tower 7 dan 2.138 orang di Tower 9 Wisma Atlet.

396 orang WNI yang dikarantina di Tower 7 itu di antaranya 15 ABK WNI di MV Arthania (lima positif Covid-19, 10 menjalani isolasi), 77 ABK WNI di kapal MV Freedom dan MV Carnival Valor, satu ABK WNI di MV Poluma Portugal (positif Covid-19), 250 PMI dari Amerika, serta tiga jamaah Tabligh yang pindah isolasi dari Asrama Haji Pondok Gede dan 50 orang dari Tower 9 Wisma Atlet.

Sementara di Tower 9, 2.138 orang WNI yang dikarantinakan di antaranya 140 pekerja migran Cina-Kuala Lumpur-Hong Kong, 205 TKI Jepang-Manila-Singapura, 253 TKI Amerika Serikat, 143 TKI Abu Dhabi (UEA), 246 TKI Brunei Darussalam, 65 TKI Singapura, 22 TKI Hong Kong, 123 TKI Taiwan, 86 TKI Taiwan, 39 PMI Fiji, 228 TKI Arab Saudi, 37 TKI Fiji, 286 PMI Hong Kong, 238 TKI Abu Dhabi UEA, dan Arab Saudi, dan 27 TKI Filipina.

Lalu, ada juga 206 orang WNI dikarantina di Asrama Haji Pondok Gede yaitu 114 orang TKI Hong Kong dan Singapura, 46 orang PMI dari Korea Selatan, dan 46 orang PMI dari Malaysia. Selain itu, 20 orang PMI Hong Kong dan 30 orang PMI Abu Dhabi UEA dikarantina di Balai Pelatihan Kesehatan Cilandak, Jakarta Selatan.

Yudo menambahkan 42 orang ABK WNI Viking Orion yang dikarantina di Hotel Pullman, Jakarta Barat, dan 213 ABK WNI MV Caribbean Cruise yang dikarantina di Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta Pusat sedang menunggu hasil tes swap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Yasonna: Tak Ada Istilah Kebal Hukum Bagi Pelaksana Perppu Corona

Menteri Yasonna: Tak Ada Istilah Kebal Hukum Bagi Pelaksana Perppu Corona

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 16:26 WIB

Kurun 24 Jam Ada 486 Kasus Baru, Corona RI 19 Mei Tembus 18.496 Pasien

Kurun 24 Jam Ada 486 Kasus Baru, Corona RI 19 Mei Tembus 18.496 Pasien

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 16:02 WIB

Jokowi Apresiasi MUI Bikin Fatwa Peribadatan dan Ikut Dukung Larangan Mudik

Jokowi Apresiasi MUI Bikin Fatwa Peribadatan dan Ikut Dukung Larangan Mudik

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:53 WIB

Jokowi Akui Bantuan Tak Cepat Diterima Warga karena Prosedur Berbelit-belit

Jokowi Akui Bantuan Tak Cepat Diterima Warga karena Prosedur Berbelit-belit

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 12:05 WIB

Bergelut dengan Virus, Ini Asupan Pemeriksa Sampel Corona Agar Tak Terpapar

Bergelut dengan Virus, Ini Asupan Pemeriksa Sampel Corona Agar Tak Terpapar

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 03:30 WIB

Cerita Pemeriksa Sampel Corona, Tetap Kerja Meski dalam Hati Merasa Lelah

Cerita Pemeriksa Sampel Corona, Tetap Kerja Meski dalam Hati Merasa Lelah

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:24 WIB

Terima 650 Sampel Covid-19 per Hari, BBTKLPP Jakarta Akui Kewalahan

Terima 650 Sampel Covid-19 per Hari, BBTKLPP Jakarta Akui Kewalahan

News | Senin, 18 Mei 2020 | 19:04 WIB

Disebut Tak Lagi Umumkan Kasus Corona, Yurianto Heran Ucapannya Dipelintir

Disebut Tak Lagi Umumkan Kasus Corona, Yurianto Heran Ucapannya Dipelintir

News | Senin, 18 Mei 2020 | 18:50 WIB

Tak Berasa PSBB, Macet Mengular di Kawasan Pasar Minggu Jelang Berbuka

Tak Berasa PSBB, Macet Mengular di Kawasan Pasar Minggu Jelang Berbuka

News | Senin, 18 Mei 2020 | 18:30 WIB

Lebaran Tetap Periksa Sampel Covid-19, BBTKLPP Jakarta Bilang Begini

Lebaran Tetap Periksa Sampel Covid-19, BBTKLPP Jakarta Bilang Begini

News | Senin, 18 Mei 2020 | 18:23 WIB

Terkini

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:14 WIB

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:12 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:09 WIB