Menlu Retno: Virus Corona Belum Selesai dalam Waktu Dekat

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 19 Mei 2020 | 21:18 WIB
Menlu Retno: Virus Corona Belum Selesai dalam Waktu Dekat
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Antara)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut wabah virus corona belum usai dalam waktu dekat. Mengingat tren penularan di sejumlah negara menunjukkan peningkatan yang justru mengkhawatirkan.

Negara-negara yang disebutnya mencatat peningkatan kasus COVID-19 di antaranya Rusia, India, Brazil, Arab Saudi, dan negara-negara Afrika. Selain itu, beberapa negara seperti Singapura dan Korea Selatan tengah menghadapi gelombang kedua penyebaran COVID-19 karena kasus yang berasal dari luar negeri (imported cases).

“Ini menunjukkan COVID-19 masih akan belum selesai dalam waktu dekat,” kata Retno dalam Silaturahim Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sedunia secara virtual dari Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Mengacu pada data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Retno mengatakan bahwa COVID-19 telah menyebar ke 215 negara dan teritori di seluruh dunia.

Penyakit yang disebabkan virus corona baru itu telah menginfeksi 4,6 juta orang di seluruh dunia dengan 311.000 kematian. Penyebaran pandemi itu juga telah mengakibatkan perlambatan ekonomi dan ancaman resesi global.

“Karena itu, setiap negara harus berjuang untuk memenangkan dua peperangan sekaligus. Pertama, perang melawan virus dan kedua adalah perang melawan kemunduran ekonomi yang disebabkan oleh virus,” kata Retno.

Meskipun mengalami penurunan tajam secara ekonomi, Retno bersyukur melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 yang disebutnya lebih baik dibandingkan negara lain.

Pada kuartal pertama 2020, ekonomi Indonesia tumbuh 2,97 persen atau melambat dibandingkan 5,07 persen pada kuartal pertama 2019.

Sedangkan China mencatat pertumbuhan pada minus 6,8 persen pada kuartal pertama 2020, atau terjun bebas dari pertumbuhan positif 6,4 persen pada kuartal pertama 2019.

baca juga

Demikian halnya Singapura yang ekonominya tumbuh melambat pada minus 2,2 persen dibandingkan positif 1 persen, serta Uni Eropa yang mencatat pertumbuhan pada minus 2,7 persen dibandingkan positif 1,7 persen---pada periode yang sama.

“Sudah bisa dipastikan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua 2020 akan lebih berat dan kemungkinan besar mengalami penurunan lebih tajam,” kata Retno. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Warga Teriak Virus ke Perawat, Anak Disemprot Disinfektan

Viral Warga Teriak Virus ke Perawat, Anak Disemprot Disinfektan

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:48 WIB

Ratusan Orang Rapid Test di Pasar Kemlagi, 6 Orang Positif Corona

Ratusan Orang Rapid Test di Pasar Kemlagi, 6 Orang Positif Corona

Jatim | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:36 WIB

Rektor Alma Ata: Virus Corona Berpotensi Berkembang Seperti Influenza

Rektor Alma Ata: Virus Corona Berpotensi Berkembang Seperti Influenza

Jogja | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:55 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×