Pesta Mobil Jip di Tengah Pandemi Virus Corona, 189 Warga Texas Ditangkap

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 16:50 WIB
Pesta Mobil Jip di Tengah Pandemi Virus Corona, 189 Warga Texas Ditangkap
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Suara.com - Acara tahunan komunitas mobil jip yang digelar di sebuah pantai di Texas berujung pada ditangkapnya 189 orang dan insiden penembakan dua pengunjung.

Ribuah orang tumpah ruah di Crystal Beach pada Sabtu (16/5) lalu untuk berpesta dalam acara parade mobil jip meski di tengah situasi pandemi seperti saat ini.

Menyadur The Sun, para pemilik mobil memarkirkan mobil mereka di tepi pantai, lalu melakukan aktivitas seperti berjemur, bermain air laut, hingga mabuk.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian setempat, penangkapan terjadi karena para anggota komunitas melanggar sejumlah aturan seperti terlibat perkelahian dan mengemudi sambil berada di bawah pengaruh alkohol.

Kepala polisi Galveston Henry Trochesset mengatakan 189 orang yang melanggar aturan telah ditangkap dan ditahan.

Sementara, insiden penembakan terjadi akibat adanya perkelahian. Seorang pria asing menembak dua pria lain setelah terlibat adu mulut.

Trochesset menyebutkan mulanya perkelahian terjadi di antara sekelompok pria. Namun kemudian merembet ke pengunjung perempuan.

Ilustrasi Pesta di Pantai. (Pixabay.com/Free-Photos/9091 images)
Ilustrasi Pesta di Pantai. (Pixabay.com/Free-Photos/9091 images)

"Ketika para wanita mulai berkelahi, seorang pria mengeluarkan senjata api," ujar Trochesset.

"Tidak ada penagkapan yang dilakukan setelah insiden tembakan, dan investigasi saat ini sedang berlangsung," imbuh dia.

Selama pesta berlangsung, sambung Trocesset, ratusan orang disebutkan mengabaikan anjuran jaga jarak sosial. "Hampir tidak ada yang menerapkan aturan jaga jarak 1,8 meter," kata dia.

Seorang pengunjung acara Joey Roy mengatakan dirinya tidak terlalu khawatir berkumpul di tengah pandemi virus corona.

"Kita menerapkan tindakan pencegahan, kami aman dan disaat yang sama kami juga menikmati hidup," kata Roy.

"Ini hak kami. Inilah kenapa kami hiudp di sini. Inilah mengapa Amerika Serikat hebat," imbuhnya.

Pemeritah Texas telah membuka kembali akses pantai-pantai sejak 1 Mei lalu. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan kewajiban pengunjung pantai untuk menjaga jarak satu sama lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangkitkan Pariwisata Lokal, PM Selandia Baru Usulkan Pangkas Hari Kerja

Bangkitkan Pariwisata Lokal, PM Selandia Baru Usulkan Pangkas Hari Kerja

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:27 WIB

Badai Amphan Hantam India-Bangladesh, 14 Tewas dan Jutaan Orang Diungsikan

Badai Amphan Hantam India-Bangladesh, 14 Tewas dan Jutaan Orang Diungsikan

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 11:53 WIB

China Bayar Pelaku Bisnis Satwa Liar yang Bersedia Berhenti Secara Sukarela

China Bayar Pelaku Bisnis Satwa Liar yang Bersedia Berhenti Secara Sukarela

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 22:03 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB