Bahar bin Smith 'Terpilih' Seperti Said Didu, Ini Klarifikasi Refly Harun

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Jum'at, 22 Mei 2020 | 07:52 WIB
Bahar bin Smith 'Terpilih' Seperti Said Didu, Ini Klarifikasi Refly Harun
Klarifikasi Refly Harun soal Habib Bahar bin Smith "terpilih" seperti Said Didu. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun memberikan klarifikasi terkait pernyataanya mengenai penangkapan Habib Bahar bin Smith.

Sebelumnya dalam sebuah diskusi daring bersama politikus senior Amien Rais yang bertajuk "Kenapa Kita Harus Berpolitik", Refly Harun disebut-sebut sempat mengatakan bahwa Habib Bahar bin Smith adalah orang yang 'terpilih' sama seperti Muhammad Said Didu.

Pernyataan yang disampaikan pada Selasa (19/5/2020) malam itu, seketika menjadi headline sejumlah pemberitaan hingga menuai sorotan lantaran dinilai kontroversial.

Mengenai hal itu, Refly Harun memberikan klarifikasi melalui kanal YouTube pribadinya, Sabtu (22/5). Pasalnya, ia menyebut judul pemberitaan tidak mewakili secara keseluruhan pernyataan yang disampaikan.

Ia mengatakan pada saat diskusi daring tersebut, dirinya sempat menyinggung soal masalah penegakan hukum di Indonesia.

Kalau dilihat dari pelanggaran PSBB seperti yang dituduhkan kepada Habib Bahar bin Smith, ia menilai banyak orang yang melakukannya.

"Cuma masalahnya dia 'terpilih' atau enggak. Jadi bukan 'terpilih' sebagai apa. Tapi 'terpilih' untuk diciduk kembali, dilaporkan atau apa?" ungkapnya seperti dikutip Suara.com.

Mantan komisaris utama PT Pelindo I itupun lantas meluruskan maksud kata 'terpilih' dalam konteks tersebut sejatinya adalah proses penegakan hukum yang memuat sisi subjektivitas.

Ia lantas menganalogikan nasib Habib Bahar bin Smith serupa dengan Muhammad Said Didu yang berseteru dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).

"Makanya saya memberi contoh Said Didu. Said Didu sama seperti Habib Bahar, 'terpilih' untuk dilaporkan. Selain Said Didu, kan ada Bang Faisal Basri yang mengkritik LBP. Kritik Bang Faisal lebih keras, tapi Said Didu yang dilaporkan," sambungnya.

Klarifikasi Refly Harun soal Habib Bahar bin Smith "terpilih" seperti Said Didu. (YouTube/Refly Harun)
Klarifikasi Refly Harun soal Habib Bahar bin Smith "terpilih" seperti Said Didu. (YouTube/Refly Harun)

Lebih lanjut, Refly Harun menuturkan proses penegakan hukum sedemikian rupa juga muncul dalam kasus korupsi.

Ketika ada yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi, kata dia, ada yang ngomong lagi apes aja. Apes dalam arti kata lain dia 'terpilih' untuk ditangkap KPK.

Di sisi lain, meski menyoroti proses penegakan hukum dalam pelanggaran PSBB yang terasa tebang pilih, ia menuturkan dalih penangkapan Habib Bahar bin Smith objektif.

Sebab, Habib Bahar bin Smith kala itu masih menjalani asimilasi yang mana menuntutnya untuk mematuhi aturan proses tersebut.

"Alasannya masuk akal, karena dalam proses asimilasi. Terus menurut penegak hukum memiliki alasan lain seperti ceramah atau statement (yang dinilai memicu kegaduhan)," ucapnya.

Kendati begitu, Refly Harun enggan membahas lebih lanjut mengenai penangkapan kembali Habib Bahar bin Smith.

Untuk diketahui, Habib Bahar bin Smith dijebloskan kembali ke tahanan lantaran dinilai tidak mematuhi program asimilasi Kementerian Hukum dan HAM yang dijalaninya usai bebas dari penjara.

Habib Bahar bin Smith sempat dititipkan beberapa jam saja di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Sampai pada akhirnya, pria berambut panjang pirang itu dipindahkan ke Lapas Kelas I Nusakambangan atas pertimbangan keamanan usai sejumlah santri dan simpatisannya sempat merusak pagar dan merengsek masuk Lapas Gunung Sindur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Didiskriminasi, Kuasa Hukum Habib Bahar Minta DPR Tegur Menkumham

Merasa Didiskriminasi, Kuasa Hukum Habib Bahar Minta DPR Tegur Menkumham

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 16:03 WIB

Klaim Patuhi Aturan dan Bayar Rp50 Juta, Bahar Smith Minta Dibebaskan

Klaim Patuhi Aturan dan Bayar Rp50 Juta, Bahar Smith Minta Dibebaskan

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:29 WIB

Ceramah Bahar bin Smith Disoal, Pengacara: Pemerintah Kita Diduga Baper

Ceramah Bahar bin Smith Disoal, Pengacara: Pemerintah Kita Diduga Baper

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:13 WIB

Merasa Didiskriminasi, Bahar bin Smith akan Surati DPR hingga Komnas HAM

Merasa Didiskriminasi, Bahar bin Smith akan Surati DPR hingga Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 12:15 WIB

Dari Istri dan Ibu, Fadli Zon Ungkap Fakta Baru Penahanan Habib Bahar

Dari Istri dan Ibu, Fadli Zon Ungkap Fakta Baru Penahanan Habib Bahar

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 09:24 WIB

Terkini

Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:42 WIB

Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out

Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:36 WIB

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:37 WIB

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:33 WIB

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:31 WIB

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:19 WIB

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:08 WIB

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:02 WIB