H-2 Lebaran, Warga Padati Pasar Tanah Abang dan Abaikan Protokol Kesehatan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:52 WIB
H-2 Lebaran, Warga Padati Pasar Tanah Abang dan Abaikan Protokol Kesehatan
Kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah masyarakat semakin memadati Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk membeli baju lebaran. Padahal, Pemprov DKI menutup sementara Pasar Tanah Abang selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pada Jumat (22/5/2020), masyarakat tampak masih memadati Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mereka tampak memadati setiap lapak kios maupun toko-toko pakaian yang memang buka meski ada larangan terkait PSBB.

Terlihat misalnya saja di Blok F, Pasar Tanah Abang, para pedagang masih menjajakan dagangannya. Mayoritas para pedagang kebanyakan menjual barang-barang yang tidak dikecualikan dalam aturan PSBB seperti pakaian hingga pernak-pernik aksesoris.

Selain itu, sejumlah pengunjung juga tampak abai terhadap protokol kesehatan. Hal itu masih banyak terlihat pedagang dan pengunjung yang tak menggunkan masker hingga abai dengan jarak satu sama lainnya. Akhirnya mereka pun saling berhimpitan dan kontak fisik tak terhindarkan.

Kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020). (Suara.com/Bagaskara)
Kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020). (Suara.com/Bagaskara)

Sementara itu, salah satu pengunjung asal Tanjung Priok, Jakarta Utara mengatakan bahwa dirinya sengaja datang untuk membeli baju lebaran meski pun di bawah ancaman terpapar virus Corona.

"Iya sengaja mas. Ini sih saya baru keluar dari rumah sebelum-sebelumnya saya enggak pernah keluar dari rumah," ujar pengunjung yang tak mau disebutkan namanya itu ketika berbincang dengan Suara.com di lokasi.

Untuk diketahui, para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kucing-kucingan dengan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mereka tampak masih belum menuruti aturan untuk menutup lapaknya selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin meninjau langsung kondisi Pasar Tanah Abang pada Rabu (20/5/2020) sore. Ia mengakui, bahwa sejumlah pedagang masih nakal kucing-kucingan dengan petugas.

baca juga

Arifin menuturkan, berdasarkan pengamatan pihak Satpol PP para pedagang yang masih nekat berjualan ini selalu berdalih dengan alasan kebutuhan makan sehari-hari.

"Kalau ditanya mereka kan biasanya klisenya karena kebutuhan perut, uang. Gak punya uang lagi pak, dan sebagainya. Kita butuh hidup pak selalu gitu," kata Arifin ditemui di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2020).

Ia pun menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam mendengar dalih para pedagang yang menyampaikan bahwa masih nekat berdagang di tengah pandemi karena alasan butuh makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lebaran, Kemenag Ingatkan Umat Muslim Takbiran dan Salat Id di Rumah

Jelang Lebaran, Kemenag Ingatkan Umat Muslim Takbiran dan Salat Id di Rumah

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:41 WIB

Tengah Pandemi, Mitsubishi Tangguhkan Penyegaran Produk

Tengah Pandemi, Mitsubishi Tangguhkan Penyegaran Produk

Otomotif | Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:40 WIB

Ini 3 Klaster Baru Pemicu Meningkatnya Virus Corona di Semarang

Ini 3 Klaster Baru Pemicu Meningkatnya Virus Corona di Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:28 WIB

Diduga Kena Covid-19, Warga Pekanbaru Meninggal Setelah Ditemukan Pingsan

Diduga Kena Covid-19, Warga Pekanbaru Meninggal Setelah Ditemukan Pingsan

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:13 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×