Dirumahkan karena Majikan Takut Corona, Hidup PRT Terpuruk Tanpa Pesangon

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2020 | 14:16 WIB
Dirumahkan karena Majikan Takut Corona, Hidup PRT Terpuruk Tanpa Pesangon
Rustini, PRT yang kini dirumahkan oleh sang majikan karena pandemi Corona. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Pandemi virus corona berdampak besar bagi sebagian besar kelas pekerja, terutama mereka yang berasal dari sektor pekerja domestik alias pekerja rumah tangga (PRT). Banyak dari mereka yang kekinian dirumahkan, tanpa pesangon dari para majikannya.

Kami berkunjung ke Sekretariat Sedap Malam, kolektif pekerja domestik yang berbasis di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Mereka, sebagai penyintas kehidupan yang banal ini bercerita kisahnya karena terdampak pandemi corona.

Rustinah (43), sejak akhir bulan Maret sudah mulai dirumahkan oleh majikannya. Sehari-hari, ibu tiga anak ini bekerja di kawasan Kompleks Tebet Barat VI, Jakarta Selatan.

"Saya kerja di Komplek Tebet Barat VI. Tepatnya di belakang Universitas Sahid dekat pom bensin. Saya sudah mulai dirumahkan sejak akhir Maret," ujar Rustinah saat dijumpai Suara.com, Jumat (22/5/2020) pagi.

Rustinah bercerita, sang majikan memilih merumahkan dia karena satu hal. Sebab, tetangga majikannya ada yang meninggal dunia diduga karena terpapar virus corona.

Tetangga sang majikan merupakan seorang sopir yang biasa mengantar peralatan medis -- mulai dari obat-obatan hingga alat pelindung diri (APD). Dari kejadian itu, majikan Rustinah mulai khawatir. Pasalnya orang-orang yang tinggal di rumah sang majikan adalah orang berusia lanjut.

"Tiga rumah dari rumah bos saya itu rumah seorang sopir yang membawa obat-obatan, peralatan medis. Dia meninggal, jadi majikan saya takut. Dia kan keluarga lansia," beber Rustinah.

Rustinah mengatakan, sang majikan sempat menjanjikan akan memakai jasanya saat situasi sudah benar-benar normal. Hingga kini, warta baik buat dirinya tak kunjung datang.

Siswati (kiri) dan Yantini (kanan), dua PRT saat berbincang dengan Suara.com di Sektetariat Sedap Malam di Tebet, Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga).
Siswati (kiri) dan Yantini (kanan), dua PRT korban pandemi Corona saat berbincang dengan Suara.com di Sektetariat Sedap Malam di Tebet, Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga).

"Kata majikan saya "nanti mbak gak usah telepon atau apapun. Kalau keadaan sudah membaik, saya kontak lagi". Nah itu jangka waktunya sampai kapan kan saya juga nggak tahu," ungkap Rustinah.

Hal senada juga dirasakan oleh Siswati (31), ibu dua anak asal Grobogan, Jawa Tengah. Dia dirumahkan oleh sang majikan sejak awal bulan April 2020.

Dijanjikan Kembali Bekerja

Sang majikan beralasan ingin mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sang majikan juga menjanjikan akan kembali memakai jasanya setelah keadaan sudah normal.

"Semenjak PSBB langsung awal april itu majikan bilang saya mau ikutin peraturan PSBB dulu. Kata dia, 'Mbak, nanti kalau sudah normal saya panggil lagi ya'. Dia bilang begitu," ujar Siswati.

Janji yang diberikan oleh para majikan membikin Rustinah dan Siswati benar-benar masygul. Tidak ada kepastian untuk kembali bekerja membikin keduanya dilanda pusing hebat akibat memikirkan dunia yang banal ini.

Siswati misalnya, dia sudah menunggak sewa kontrakan selama tiga bulan. Pesangon terakhir dari majikannya sudah dia pakai untuk membayar tagihan listrik dan kebutuhan sehari-hari. Beruntung, sang pemilik kontrakan memberi Yantini keringanan ihwal sewa kontrakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gugus Tugas: Selama Vaksin Corona Belum Ada, Indonesia Masih Darurat Covid

Gugus Tugas: Selama Vaksin Corona Belum Ada, Indonesia Masih Darurat Covid

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 14:02 WIB

Ya Allah! 24 Paramedis RSUD Depok Positif Covid, Layanan Poliklinik Tutup

Ya Allah! 24 Paramedis RSUD Depok Positif Covid, Layanan Poliklinik Tutup

Jabar | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:41 WIB

Kepergok Main Judi Mahjong di Tengah Lockdown, Jaksa Jepang Mundur

Kepergok Main Judi Mahjong di Tengah Lockdown, Jaksa Jepang Mundur

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:31 WIB

Dampak Virus Corona, China akan Hukum Berat Perdagangan Satwa Liar

Dampak Virus Corona, China akan Hukum Berat Perdagangan Satwa Liar

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:20 WIB

Lakukan Penertiban di Tanah Abang, Petugas Sempat Cekcok dengan Pedagang

Lakukan Penertiban di Tanah Abang, Petugas Sempat Cekcok dengan Pedagang

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:14 WIB

Kawasan Tebet Dipadati Pengunjung Jelang Lebaran, Polisi Gelar Patroli

Kawasan Tebet Dipadati Pengunjung Jelang Lebaran, Polisi Gelar Patroli

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:05 WIB

Mengeluh Sakit saat Telan Makanan, PDP Corona di Sumbar Meninggal

Mengeluh Sakit saat Telan Makanan, PDP Corona di Sumbar Meninggal

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 12:50 WIB

Nintendo Ungkap Dampak Covid-19 dalam Pengembangan Game

Nintendo Ungkap Dampak Covid-19 dalam Pengembangan Game

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:15 WIB

Tenaga Medis di Mojokerto Makin Banyak Tertular Corona, Total Jadi 16 Kasus

Tenaga Medis di Mojokerto Makin Banyak Tertular Corona, Total Jadi 16 Kasus

Jatim | Jum'at, 22 Mei 2020 | 12:41 WIB

Ngeri, Gelombang Kedua Covid-19 di China: Virus Lebih Sulit Dideteksi

Ngeri, Gelombang Kedua Covid-19 di China: Virus Lebih Sulit Dideteksi

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:09 WIB

Terkini

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB