Lakukan Penertiban di Tanah Abang, Petugas Sempat Cekcok dengan Pedagang

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:14 WIB
Lakukan Penertiban di Tanah Abang, Petugas Sempat Cekcok dengan Pedagang
Petugas Satpol PP mengangkut barang dagangan PKL yang masih nekat buka di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/ Bagaskara)

Suara.com - Aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polri, dan TNI melakukan penertiban kepada para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang masih nekat menggelar lapak di tengah situasi pandemi virus Corona.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pada Jumat (22/5/2020) ini, sejumlah lapak PKL maupun toko yang nekat buka ditutup secara paksa oleh petugas gabungan.

Namun dalam peristiwa ini sempat terjadi cek cok adu mulut antara petugas yang melakukan penertiban dengan salah satu pemilik toko yang berjualan di Blok F Pasar Tanah Abang.

"Saya sudah ingatkan kamu (pedagang) baik-baik untuk tutup. Ini demi kesehatan semua. Tapi kamu malah teriak-teriak," kata salah satu aparat dari kepolisian yang ikut menertibkan.

Kemudian salah satu pedagang yang sempat tak terima tokonya diingatkan untuk ditutup ini akhirnya mengalah untuk menutup tokonya dan meminta maaf kepada petugas.

Kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020). (Suara.com/Bagaskara)
Kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020). (Suara.com/Bagaskara)

"Ya saya juga butuh makan pak. Iya saya minta maaf," kata pedagang yang berjualan pakaian muslim tersebut.

Kejadian ini sempat menyita perhatian para pengunjung yang memadati Pasar Tanah Abang untuk berbelanja baju lebaran.

Kemudian petugas terus melakukan penertiban kepada para pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan Trotoar Blok G hingga Blok F Pasar Tanah Abang. Namun seperti pantauan Suara.com, kawasan di dalam Blok F kegiatan jual beli masih aktif.

Para pedagang dan pengunjung yang datang untuk membeli baju lebaran masih aktif melakukan transaksi jual-beli tanpa mengkhawatirkan adanya virus Corona.

Sebelumnya Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu mengatakan mengatakan meski personel satpol PP sudah bertambah pihaknya masih kesulitan menghalau kegiatan belanja.

Pasalnya jumlah pelanggan yang datang terus saja bertambah dan tak sebanding dengan jumlah petugas.

"Petugas ditambah terus, yang belanja juga bertambah lebih banyak," ujar Yassin saat dihubungi, Jumat (22/5/2020).

Ia mengaku heran dengan makin banyaknya pengunjung yang datang dari berbagai wilayah. Yassin bahkan menduga para pengunjung yang rela berdesak-desakan di tengah pandemi Covid-19 ini tak takut akan corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kucing-kucingan dengan Petugas, Lapak PKL Bandel di Tanah Abang Diangkut

Kucing-kucingan dengan Petugas, Lapak PKL Bandel di Tanah Abang Diangkut

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 12:17 WIB

Ikut Tertibkan PKL Tanah Abang, Kapolres Jakpus: Mereka Kucing-kucingan

Ikut Tertibkan PKL Tanah Abang, Kapolres Jakpus: Mereka Kucing-kucingan

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 15:41 WIB

Kucing-kucingan dengan Satpol PP, PKL Tanah Abang: Kami Butuh Makan

Kucing-kucingan dengan Satpol PP, PKL Tanah Abang: Kami Butuh Makan

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:58 WIB

Gandeng TNI dan Polri, Pemkot Jakpus Tertibkan PKL Nakal di Tanah Abang

Gandeng TNI dan Polri, Pemkot Jakpus Tertibkan PKL Nakal di Tanah Abang

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:52 WIB

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:50 WIB

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:41 WIB

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:38 WIB

Siap-siap! Mendagri Sebut Kebijakan WFH demi Hemat Energi Diumumkan Besok

Siap-siap! Mendagri Sebut Kebijakan WFH demi Hemat Energi Diumumkan Besok

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:31 WIB

Komnas HAM: Identitas Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Versi Polri dan TNI Sama, Hanya Beda Inisial

Komnas HAM: Identitas Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Versi Polri dan TNI Sama, Hanya Beda Inisial

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:30 WIB

Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer

Prajurit TNI Asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Kodim Siapkan Upacara Militer

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:18 WIB

Nyamar Tanpa Lencana dan Pelat RI 1, Blusukan Prabowo di Bantaran Rel Kasih Solusi atau Pencitraan?

Nyamar Tanpa Lencana dan Pelat RI 1, Blusukan Prabowo di Bantaran Rel Kasih Solusi atau Pencitraan?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:15 WIB

DPR Dorong Bebas, Kejagung: Nasib Amsal Sitepu di Tangan Hakim

DPR Dorong Bebas, Kejagung: Nasib Amsal Sitepu di Tangan Hakim

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:14 WIB

Sempat Dibuang Pelaku, Potongan Tangan dan Kaki korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Cariu Bogor

Sempat Dibuang Pelaku, Potongan Tangan dan Kaki korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Cariu Bogor

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:02 WIB