Warga Berjubel di Pasar Kramat Jati, Pos Pantau PSBB Dijadikan Parkir Motor

Agung Sandy Lesmana | Adie Prasetyo Nugraha
Warga Berjubel di Pasar Kramat Jati, Pos Pantau PSBB Dijadikan Parkir Motor
Pos Pantau PSBB di kawasan Cawang, Jakarta Timur. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Meski sudah ramai, tidak ada satu pun petugas berjaga di Pasar Kramat Jati ini.

Suara.com - Meski Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang aturan PSBB hingga tahap ketiga, sebagian besar warga Ibu Kota tampaknya beraktivitas di luar sehingga mengacuhkan seruan pemerintah untuk tinggal di rumah.

Seperti apa yang terlihat di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (23/5/2020). H-1 jelang lebaran di tengah pandemi COVID-19, warga memadati pasar Kramat Jati. Bahkan, pedagang yang berjualan lebih ramai dari hari-hari biasanya.

Tentu, hal ini melanggar aturan PSBB. Seperti tidak adanya jaga jarak satu dengan lainnya alias physical distancing.

Meski sudah ramai, tidak ada satu pun petugas berjaga di Pasar Kramat Jati ini.

Pantauan Suara.com, hingga pukul 13.00 WIB petugas seperti Satpol PP tak ada di sekitar lokasi pasar.

Hanya ada satpam-satpam pasar yang memang setiap harinya bekerja di sana.

Bahkan, Pos Pantau PSBB yang ada di daerah Pasar Kramat Jati kosong. Saking kosongnya, pos tersebut dipakai untuk parkir sepeda motor.

Hingga siang menjelang sore, warga terus berdatangan ke Pasar Kramat Jati. Lalu lintas di depan pasar pun mulai tersendat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS