Dijamin Konstitusi, Farid Gaban Tegaskan Tidak Akan Berhenti Mengkritik

Kamis, 28 Mei 2020 | 20:22 WIB
Dijamin Konstitusi, Farid Gaban Tegaskan Tidak Akan Berhenti Mengkritik
Tangkapan layar akun @kaderhijaumu yang mendukung jurnalis senior Farid Gaban. [Twitter]

Suara.com - Jurnalis senior Farid Gaban menegaskan tidak akan berhenti mengkritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak tepat. Meski dirinya kini telah dilaporkan ke polisi oleh Muannas Alaidid, Farid mengemukakan pada dasarnya setiap warga negara memiliki hak untuk mengekspresikan pendapatnya yang dijamin oleh undang-undang.

Sehingga, kritik yang disampaikannya kepada pemerintah yang berujung adanya laporan polisi tidak lantas membuat dirinya berhenti untuk mengkritik terhadap setiap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak tepat.

"Nggak akan (berhenti mengkritik), kenapa? Karena itu kan hak konstitusional. Mengkritik pemerintah itu hak konstitusional," kata Farid saat dihubungi Suara.com, Kamis (28/5/2020).

"Jadi itu dilindungi oleh konstitusi Undang-Undang Dasar. Ada itu undang-undang berekspresi, berpendapat. Demonstrasi itu juga boleh itu dilindungi konstitusi dan konstitusi di atas undang-undang yang lain," imbuhnya.

Apalagi, Farid mengemukakan, Teten sendiri telah menghubungi dirinya. Menurut Farid, Teten tidak keberatan dan justru berterima kasih atas kritik yang disampaikan olehnya itu.

"Mas Teten hubungi saya via WhatsApp, kita diskusi. Dia bilang terima kasih sudah mengkritik. Saya juga bilang terima kasih Mas Teten sudah mau menanggapi (kritikan saya)," ungkap Farid.

Sebelumnya, Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid resmi melaporkan jurnalis senior Farid Gaban ke Polda Metro Jaya pada Rabu (27/5/2020).

Muanas melaporkan Farid atas tuduhan telah melakukan penyebaran berita bohong ataupun hoaks melalui akun Twitter @faridgaban berkaitan dengan kicauannya yang mengkritik kerja sama yang dibuat Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki dengan situ jual-beli online Blibli.com.

Laporan polisi tersebut telah teregister dengan Nomor: LP/3.001/V/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ, Tanggal 27 Mei 2020. Dalam LP tersebut tertera selaku pihak pelapor, yakin Muannas Alaidid. Sedangkan terlapor, yakni pemilik akun Twitter Farid Gaban.

Baca Juga: Menteri Teten soal Muannas Alaidid Polisikan Farid Gaban: Berlebihan

"Perkara: Menyebarkan berita bohong dan menyesatkan dan penghinaan terhadap penguasa melalui media sosial," begitu keterengan dalam LP yang diterima Suara.com dari Muannas pada Kamis (28/5/2020).

Dalam laporan tersebut, Farid disangkakan telah melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 27 KUHP dan atau Pasal 14 dan 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI