Liput Aksi Massa di Gedung Putih, Jurnalis Sunrise Diserang Polisi

Rendy Adrikni Sadikin | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 08:52 WIB
Liput Aksi Massa di Gedung Putih, Jurnalis Sunrise Diserang Polisi
Juru Kamera Sunrise Diserang Polisi saat Siaran Langsung di Gedung Putih. (twitter.com/sunriseon7)

Suara.com - Seorang juru kamera dan reporter program berita Sunrise dari Channel 7 dirubuhkan petugas polisi saat siaran langsung meliput aksi massa atas kematian George Floyd di Gedung Putih, Amerika Serikat. Juru kamera dipukul dan keduanya terkena tembakan peluru karet. 

Menyadur News.com.au, reporter Amelia Brace dan juru kamera Tim Myers, tengah menyiarkan suasana gedung putih pagi ini, Selasa (2/6).

Saat Brace tengah menggambarkan situasi yang semakin memanas jelang agenda pidato Donald Trump di gedung putih, polisi kemudian mendesak mundur kerumunan.

Brace dan Myers kemudian mencoba mundur ketika petuga bersenjata lengkap terus mendorong massa. Keduanya kemudian mencoba bersembunyi di balik tembok pagar.

Namun seorang petugas keamanan tiba-tiba datang dan dengan cepat mendorong keduanya serta memukul kamera yang dibawa Myers.

Pembawa acara Sunrise di studio David Koch dan Samantha Armytage segera menanyakan keadaan Myers dan Brace yang terlihat tengah menjangkau posisi yang lebih aman.

Juru Kamera Sunrise Diserang Polisi saat Siaran Langsung di Gedung Putih. (twitter.com/sunriseon7)
Juru Kamera Sunrise Diserang Polisi saat Siaran Langsung di Gedung Putih. (twitter.com/sunriseon7)

"Kami tidak terlalu buruk, ini sebenarnya lebih karena gas air mata," ujar Brace.

"Sebagaimana saya mencoba untuk berbicara kepada anda (selama siaran langsung), saya sulit bernapas dan sangat susah untuk berbicara di keadaan seperti ini," sambungnya.

"Saya juga terkena tembakan peluru karet di punggung dan Tim juga terkena di leher bagian belakang, jadi kami akan memiliki memar-memar besok," beber dia.

Brace juga berterima kasih kepada sang juru kamera yang rela dihantam demi melindunginya dari serangan polisi.

Terkait situasi di gedung putih, Brace menyebut mereka seolah terjebak dan tidak ada jalan keluar ketika kerumuman massa dipukul mundur oleh petugas kepolisian saat kedatangan Trump.

"Benar-benar tidak ada jalan keluar. Ada Garda Nasional di belajang kami dan polisi datang, tidak ada jalan untuk kami keluar," imbuh Brace.

"Kami tak punya pilihan selain berlindung ke pojokan (tembok) berharap polisi melewati kami, tapi seperti yang terlihat di gambar, mereka tidak (membiarkan kami).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unjuk Rasa untuk George Floyd Rusuh, Trump Sebut Para Gubernur Lemah

Unjuk Rasa untuk George Floyd Rusuh, Trump Sebut Para Gubernur Lemah

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 07:12 WIB

Keluarga George Floyd: Kerusuhan Tidak Akan Membawa Saudara Saya Kembali

Keluarga George Floyd: Kerusuhan Tidak Akan Membawa Saudara Saya Kembali

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 07:00 WIB

Di Kota-kota ini, Polisi Bersama Demonstran 'Alergi' dengan Kerusuhan

Di Kota-kota ini, Polisi Bersama Demonstran 'Alergi' dengan Kerusuhan

News | Senin, 01 Juni 2020 | 21:44 WIB

Terkini

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:58 WIB

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:23 WIB

Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi

Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:05 WIB

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:28 WIB

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:18 WIB

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:02 WIB