Masalah Audio Sebabkan Suara 'Pro Rakyat' Puan Maharani saat Baca UUD 1945

Dany Garjito, Husna Rahmayunita

Selasa, 02 Juni 2020 | 11:13 WIB
Masalah Audio Sebabkan Suara 'Pro Rakyat' Puan Maharani saat Baca UUD 1945
Puan Maharani membacakan Pembukaan UUD 45 dalam acara Peringatan Hari Lahir Pancasila. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Suara.com - Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar secara virtual pada Senin (1//6/2020) meninggalkan kejadian menggelitik yakni saat Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45).

Pasalnya, Puan Maharani yang tampil dengan atasan putih terdengar melakukan improvisasi ketika membacakan alinea keempat pembukaan UUD 45.

Dikutip dari Hops.id --jaringan Suara.com, Puan Maharani menambahkan kata 'pro rakyat' yang sejatinya tidak tercantum dalam alinea tersebut. Tepatnya setelah menyebutkan sila kelima Pancasila.

"Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan neraga Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada; ketuhanan yang maha esa, kemanusian yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pro rakyat," ucap Puan secara virtual seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (2/6/2020).

Kejadian ini tak ayal mencuri perhatian warganet yang menyaksikan video Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila.

Tak sedikit dari warganet yang menyentil Puan Maharani karena telah menambahkan kata 'pro rakyat' dalam pembukaan UUD 45.

Warganet menilai Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut telah melakukan kekeliruan lantaran mengimprovisasi pembukaan UUD 45.

Terkait suara 'pro rakyat' saat Puan Maharani membacakan Pembukaan UUD 1945, suara tersebut muncul karena masalah audio. Ada bunyi yang terdengar lagi usai pidato selesai. Suara 'pro rakyat' merupakan pengulangan dari pengucapan 'seluruh rakyat Indonesia' yang terdengar seperti 'ruh rakyat'.

Untuk diketahui, Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6) lalu turut dihadiri oleh Kepala Negara Presiden RI Joko Widodo, hingga Ketua Dewan BPIP Megawati Soekarnoputri. Selain itu, para menteri Kabinet Indonesia Maju juga hadir di gelaran virtual ini.

baca juga

Dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo membacakan amanat Presiden. Sementara Ketua MPR Bambang Soesatyo yang  juga terlibat bertugas membacakan teks Pancasila.

Catatan Redaksi: Artikel ini mengalami perbaikan. Judul dan isi telah diperbaiki, karena sebelumnya terjadi kesalahan terkait suara 'pro rakyat' yang ternyata masalah audio. Atas nama redaksi, kami mohon maaf.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Dengar Masyarakat Sebelum Terapkan New Normal di Sekolah

Pemerintah Diminta Dengar Masyarakat Sebelum Terapkan New Normal di Sekolah

DPR | Senin, 01 Juni 2020 | 18:59 WIB

Penasaran Upacara Pakai Video, Ibunda Anies Baswedan Lakukan Hal Ini

Penasaran Upacara Pakai Video, Ibunda Anies Baswedan Lakukan Hal Ini

News | Senin, 01 Juni 2020 | 19:08 WIB

Inilah Fakta-Fakta Penting Sejarah Hari Lahir Pancasila

Inilah Fakta-Fakta Penting Sejarah Hari Lahir Pancasila

Video | Senin, 01 Juni 2020 | 17:00 WIB

Acara Berjalan Meski Tak Dapat Izin, Sekjen GPI: Terima Kasih TNI-Polri

Acara Berjalan Meski Tak Dapat Izin, Sekjen GPI: Terima Kasih TNI-Polri

News | Senin, 01 Juni 2020 | 16:16 WIB

Izin Acara Ditolak Polisi, Ormas Anti PKI Tetap Berkumpul di Halaman Masjid

Izin Acara Ditolak Polisi, Ormas Anti PKI Tetap Berkumpul di Halaman Masjid

News | Senin, 01 Juni 2020 | 14:56 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×