Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:37 WIB
Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur
Presiden Prabowo Subianto. [Bidik layar/Novian]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menanggapi laporan Menkeu Purbaya tentang ekonomi dan harga minyak mentah global pada Jumat (13/3/2026).
  • Menteri Keuangan meyakinkan Indonesia dapat mengendalikan dampak kenaikan harga minyak dan membantah narasi kehancuran.
  • Prabowo menilai ada pengamat tidak suka pemerintah karena termotivasi kekalahan, kehilangan kekuasaan, atau korupsi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menilai ada sejumlah pengamat yang tidak suka dengan pemerintah. Hal ini disampaikan Prabowo menanggapi laporan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Melalui Sidang Kabinet Paripurna, Purbaya melaporkan mengenai kondisi ekonomi hingga potensi kenaikan harga minyak mentah dunia imbas perang di Timur Tengah.

"Yang jadi catatan ya ke depan untuk kita adalah kita harus adjust dengan kebijakan atau dengan harga minyak global, tapi kita mesti ceritakan ke masyarakat kita bahwa kita pasti berhasil mengendalikan itu karena pengalaman selama ini kita berhasil," kata Purbaya dalam laporannya di hadapan Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Mengakhiri laporannya, Purbaya memastikan bahwa Indonesia tidak perlu takut. Ia sekaligus membantah narasi sejumlah analis yang beredar di media sosial yang menyebut Indonesia akan hancur.

"Jadi kita enggak usah takut Pak. Jadi yang analis-analis yang di TikTok, di YouTube yang bilang kita hancur, itu sama sekali enggak pernah ngelihat data Pak. Keadaannya seperti ini Pak," kata Purbaya.

Menanggapi laporan Purbaya, Prabowo bicara mengenai penilaiannya terhadap sejumlah pengamat yang tidak suka dengan pemerintah.

"Ya ini pengamat-pengamat ada beberapa macam menurut saya, ada pengamat-pengamat yang tidak suka pemerintahnya sendiri berhasil karena berbagai motivasi," kata Prabowo.

Menurut Prabowo sikap yang ditunjukan para pengamat seperti tersebut bukan sikap patriotik. Ia menilai ada faktor penyebab mengapa mereka bersikap demikian.

"Mungkin karena merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau ada pihak yang hilang rejeki, terutama maling-maling, koruptor-koruptor ya kan, ya merasa rugi dong dengan pemerintah kita. Kita mau tertibkan," kata Prabowo.

baca juga

Data Intelijen

Prabowo menegaskan dirinya paham mengapa ada pihak-pihak yang bersikap demikian. Pemahaman tersebut tidak lain diketahui berdasarkan laporan dan daya intelijen.

"Ya saya juga punya data-data intelijen ya kan. Kalau dulu kan saya di luar pemerintah, sekarang saya presidennya, jadi saya tiap hari dapat laporan intel ya kan. Jadi saya mengertilah, saya sudah tahu siapa yang biayai-biayai," kata Prabowo.

"Pada saatnya lah kita tertibkan itu semua," sambung Prabowo.

Tetapi saat ini, kata Prabowo, pemerintah masih berusaha dengan cara-cara yang meyakinkan.

"Saya percaya dengan evidence based, dengan bukti, rakyat kita akan mengerti. Jadi pengamat-pengamat, menurut saya ada yang motivasinya ingin menimbulkan kecemasan rakyat," kata Prabowo.

Prabowo sendiri mengaku tidak mengerti dengan pemikiran para pengamat yang ia nilai tidak suka dengan pemerintah.

"Saya juga tidak mengerti pemikirannya seperti apa karena kita satu negara kan satu kapal. Harusnya perbedaan pendapat ya tidak masalah, persaingan politik ya persaingan politik. Tiap 5 tahun di pileg, pilkada, di pilpres, tidak ada masalah," jata Prabowo.

"Tapi harusnya negara ini kalau sudah selesai pertandingan-pertandingan itu seharusnya kita bersatu kompak. Kapal yang namanya Republik Indonesia ini mengarungi lautan yang penuh karang," sambung Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata

Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:19 WIB

Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit

Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:57 WIB

Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan

Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:47 WIB

Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna

Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:28 WIB

Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta

Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:08 WIB

Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif

Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:08 WIB

Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara

Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:31 WIB

Terkini

Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya

Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus

Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!

7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Helm Basah Karena Kehujanan? Begini Cara Mengeringkannya agar Tidak Bau

Helm Basah Karena Kehujanan? Begini Cara Mengeringkannya agar Tidak Bau

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Rangkul 44 Ribu Siswa, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Satu Tahun Sekolah Rakyat Rangkul 44 Ribu Siswa, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Cara Menghilangkan Iklan di Xiaomi Smart TV Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Menghilangkan Iklan di Xiaomi Smart TV Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:26 WIB

IMI Kabupaten Bogor Targetkan Juara Umum Porprov XV Jabar 2026

IMI Kabupaten Bogor Targetkan Juara Umum Porprov XV Jabar 2026

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Viral Jajan di Wisata Cibodas, Beli Mie Rebus dan Nasi Goreng Bayar Hampir Seperempat Juta

Viral Jajan di Wisata Cibodas, Beli Mie Rebus dan Nasi Goreng Bayar Hampir Seperempat Juta

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Sekda Jateng Bakal Tindak Tegas ASN Terlibat Judi Online

Sekda Jateng Bakal Tindak Tegas ASN Terlibat Judi Online

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:22 WIB

×