Autopsi Independen Ungkap Penyebab Kematian George Floyd

Bangun Santoso

Selasa, 02 Juni 2020 | 12:16 WIB
Autopsi Independen Ungkap Penyebab Kematian George Floyd
George Floyd (Instagram/elseakoenreich)

Suara.com - Dua dokter yang melakukan autopsi independen terhadap George Floyd, pria kulit hitam yang tewas dalam penahanan polisi Minneapolis pekan lalu hingga menuai banyak protes, mengatakan pada Senin bahwa ia tewas akibat sesak napas dan kematiannya merupakan pembunuhan.

Dokter juga menyebutkan Floyd tidak memiliki kondisi medis mendasar yang berkontribusi dalam kematiannya.

Hal itu bertentangan dengan temuan awal autopsi resmi oleh Hennepin County Medical Examiner, yang menyebutkan tidak ada bukti pencekikan "traumatis" dan menurutnya, penyakit arteri koroner dan darah tinggi sepertinya berkontribusi pada kematian Floyd. Laporan autopsi penuh dari daerah setempat belum dirilis.

"Bukti tersebut konsisten dengan asfiksia mekanikal sebagai penyebab kematian dan pembunuhan sebagai cara kematian," kata Dr. Allecia Wilson, salah satu dari dua dokter yang melakukan autopsi independen, yang sekaligus direktur dinas forensik dan autopsi di Universitas Michigan sebagaimana dikutip Antara dari Reuters.

Dr. Michael Baden, yang juga terlibat dalam autopsi atas perintah keluarga Flyod, menyebutkan dirinya sepakat dengan temuan Wilson dan bahwa kematian itu merupakan pembunuhan.

Baden menambahkan "autopsi menunjukkan bahwa Tuan Floyd tidak memiliki masalah kesehatan mendasar yang menyebabkan atau berkontribusi atas kematiaannya."

Baden pernah terlibat dalam penyelidikan sejumlah kasus besar, termasuk kematian pada 2014 Eric Garner, pria kulit hitam yang tewas setelah dicekik oleh polisi di Kota New York.

Bukan hanya lutut ke leher Floyd yang menyebabkannya tewas, kata Baden, tetapi juga tekanan ke punggung Floyd yang dilakukan dua petugas lainnya, yang menghentikan aliran oksigen ke paru-paru Floyd.

Pengacara Ben Crump, yang mewakili keluarga Floyd, mengatakan keluarga ingin tuntutan pembunuhan tingkat pertama diajukan kepada semua empat polisi yang berada di TKP. Keluarga juga ingin protes kekerasan yang marak di Amerika Serikat disudahi.

baca juga

"George tewas karena ia butuh bernapas, menghirup udara," kata Crump. "Saya meminta kalian semua bergabung dengan keluarganya untuk mengambil napas, mengambil napas untuk keadilan, mengambil napas untuk perdamaian, mengambil napas untuk negara kita dan yang lebih penting mengambil napas untuk George."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Redam Kerusuhan di AS, Presiden Trump Kerahkan Ribuan Tentara Bersenjata

Redam Kerusuhan di AS, Presiden Trump Kerahkan Ribuan Tentara Bersenjata

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 12:08 WIB

Terkait Aksi Protes di AS, Sony Tunda Acara PlayStation 5

Terkait Aksi Protes di AS, Sony Tunda Acara PlayStation 5

Tekno | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:37 WIB

Hillary Clinton Kritik Rencana Trump Kerahkan Militer Demi Setop Protes

Hillary Clinton Kritik Rencana Trump Kerahkan Militer Demi Setop Protes

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:38 WIB

Kerusuhan Minneapolis Meluas, Bagaimana Nasib WNI di Amerika Serikat?

Kerusuhan Minneapolis Meluas, Bagaimana Nasib WNI di Amerika Serikat?

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:04 WIB

Jelang Jam Malam, Pengunjuk Rasa Masih Padati Pusat Kota Washington DC

Jelang Jam Malam, Pengunjuk Rasa Masih Padati Pusat Kota Washington DC

Video | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:01 WIB

Apa Itu Asfiksia, Kondisi yang Menyebabkan George Floyd Meninggal Dunia?

Apa Itu Asfiksia, Kondisi yang Menyebabkan George Floyd Meninggal Dunia?

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:53 WIB

Pose di Depan Gereja St. John saat Demo, Donald Trump Disemprot Pendeta

Pose di Depan Gereja St. John saat Demo, Donald Trump Disemprot Pendeta

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:47 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×