Serukan Protes Anti-Putin, Seorang Dukun Dijebloskan ke Rumah Sakit Jiwa

Dany Garjito, Arief Apriadi

Rabu, 03 Juni 2020 | 11:15 WIB
Serukan Protes Anti-Putin, Seorang Dukun Dijebloskan ke Rumah Sakit Jiwa
Alexander Gabyshev, seorang dukun dari Siberia utara, tahun lalu berangkat dari rumahnya ke Kremlin untuk menyerukan protes terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin. (Tangkapan layar Youtube).

Suara.com - Seorang dukun asal Yakutsk, Rusia dijebloskan ke dalam rumah sakit jiwa setelah terang-terangan menyerukan protes terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menyadur The Moscow Times, dukun bernama Alexander Gabyshev telah dikirim ke rumah sakit jiwa di Siberia sejak Mei 2020.

Pengadilan di Yakutsk pada Selasa (2/6/2020) memperpanjang penahanannya hingga waktu yang tidak ditentukan.

Tindakan pemerintah Rusia itu telah menimbulkan kecaman dari berbagai lembaga hak asasi manusia.

Penahanan terhadap Alexander Gabyshev dianggap sebagai aksi represif pemerintahan Vladimir Putin.

Alexei Pryanishnikov, koordinator Open Russia (proyek hak asasi manusia), menyebut dokumen penahanan tak menyebut sang dukun bermasalah secara mental.

Pendukung Gabyshev kekinian telah ditahan dalam perjalanan mereka untuk memberikan kesaksian di pengadilan pada Selasa (2/6/2020).

Amnesty International menyerukan pembebasan terhadap Gabyshev dan pendukungnya. Mereka menilai penahanan di rumah sakit jiwa sangat bermuatan politis alih-alih medis.

"Gabyshev telah menjadi musuh negara semata-mata karena menyuarakan ketidaksukaannya terhadap Putin," kata Amnesty dikutip The Moscow Times, Rabu (3/6/2020).

baca juga

Penahanan pembangkang politik ke rumah sakit jiwa sudah lama dilakukan Rusia sejak era Uni Soviet. Hingga 1980, para mengkritk negara kerap dianggap menderita Skizofernia atau bentuk paranoia lainnya.

Alexander Gabyshev telah mendapatkan banyak pengikut di kota asalnya, Yakutia, berkat aksinya menyerukan protes anti-Putin.

Gabyshev telah menyerukan ketidaksukaannya terhadap Vladimir Putin sejak tahun lalu. Saat itu, dia datang ke Kremlin dengan menyeret gerobak sepanjang jalan.

Dia mengumpulkan pengikut kecil dan bertemu pendukung di kota-kota yang dilaluinya. Perjalanan dari Yakutsk ke Moskow adalah lebih dari 8.000 kilometer.

Polisi menghentikan perjalanan pertama Gabyshev beberapa bulan dan mencegah perjalanan kedua yang dimulai pada bulan Desember 2019.

Kemudian setelah dia mengumumkan upaya perjalanan ketiganya, dia ditahan di rumahnya dan ditempatkan di rumah sakit jiwa bulan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Heran, Amerika Kok Girang SpaceX Sukses Bawa Astronot ke Antariksa

Rusia Heran, Amerika Kok Girang SpaceX Sukses Bawa Astronot ke Antariksa

Tekno | Senin, 01 Juni 2020 | 18:41 WIB

Jumlah Kasus Baru Corona Turun Drastis, Moskow Longgarkan Karantina

Jumlah Kasus Baru Corona Turun Drastis, Moskow Longgarkan Karantina

News | Senin, 01 Juni 2020 | 16:02 WIB

Kabar Baik, Rusia Berencana Jalan Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Kabar Baik, Rusia Berencana Jalan Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Health | Minggu, 31 Mei 2020 | 15:26 WIB

Terkini

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:07 WIB

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:05 WIB

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:02 WIB

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 10:57 WIB

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:56 WIB

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:55 WIB

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Jawa Tengah | Minggu, 08 November 2026 | 10:54 WIB

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 10:51 WIB

Pangdam Hasanuddin Gandeng Ormas dan Ojol Berantas Mafia TNI

Pangdam Hasanuddin Gandeng Ormas dan Ojol Berantas Mafia TNI

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 10:43 WIB

Bebas Bibir Pecah: 4 Lip Care Sunflower Seed Oil Penjaga Kelembapan

Bebas Bibir Pecah: 4 Lip Care Sunflower Seed Oil Penjaga Kelembapan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:40 WIB

×