Lagi, Seorang Dokter di Wuhan Meninggal akibat Terpapar Virus Corona

Rendy Adrikni Sadikin | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 14:47 WIB
Lagi, Seorang Dokter di Wuhan Meninggal akibat Terpapar Virus Corona
Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan (pixabay/DarkoStojanovic)

Suara.com - Seorang dokter kembali menjadi korban keganasan virus corona di Wuhan, kota dimana virus tersebut pertama kali ditemukan.

Menurut laporan kantor berita Xinhua, Hu Weifeng meninggal pada Selasa pagi (2/6/2020) setelah tertular virus corona empat bulan lalu. Ahli urologist tersebut meninggalkan seorang istri dan dua putra.

Hu Weifang bekerja di Rumah Sakit Pusat Wuhan, tempat mendiang dokter whistle-blower Covid-19 Li Wenliang bekerja yang juga meninggal karena virus tersebut.

Dokter berusia 42 tahun itu terinfeksi pada pertengahan Januari dengan gejala yang parah dan kondisinya cepat memburuk, menurut kantor berita negara CCTV.

Pada awal Februari, Weifang diberi perawatan oksigenasi membran ekstrakorporeal atau ECMO, suatu teknik yang diberikan bagi pasien penderita gagal pernapasan dan jantung. Di akhir Maret, dia sudah tidak menerima perawatan tersebut dan pada pertengahan April kondisinya sudah cukup pulih.

Tetapi pada 22 April, Weifang menderita pendarahan otak. Dia harus menjalani operasi dan mengalami koma hingga akhirnya meninggal, menurut seorang dokter senior dari Rumah Sakit Wuhan Tongji Cabang Sino-Prancis, tempat Hu dirawat.

"Kami melakukan operasi untuk mengeluarkan cairan dari otaknya pada hari Sabtu (30/5/2020)," kata dokter tersebut yang tidak ingin disebutkan namanya.

Dikutip dari South China Morning Post, Hu Weifang menjadi dokter kelima yang meninggal akibat virus corona.

Pertama adalah Li Wenliang , seorang dokter spesialis mata berusia 34 tahun yang dibungkam oleh polisi karena menyebarkan kabar tentang adanya virus corona, meninggal karena penyakit tersebut pada bulan Februari.

Pada awal Maret, dua rekan Li di bidang oftalmologi, Mei Zhongming yang berusia 57, dan Zhu Heping, meninggal setelah tertular virus corona. Kemudian disusul oleh Jiang Xueqing, kepala operasi tiroid dan payudara yang meninggal pada bulan yang sama.

Menurut situs berita The Paper, setidaknya 69 pekerja medis di Rumah Sakit Pusat Wuhan dinyatakan positif mengidap Covid-19 pada 9 Februari. Sebagian besar dari mereka adalah pekerja medis yang tidak memakai peralatan pelindung saat awal wabah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Sabun Batang Aman Digunakan Selama Pandemi Covid-19?

Apakah Sabun Batang Aman Digunakan Selama Pandemi Covid-19?

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:20 WIB

Dempet-dempetan Tonton Sidang Kasus Jiwasraya, Pengujung Disemprot Hakim

Dempet-dempetan Tonton Sidang Kasus Jiwasraya, Pengujung Disemprot Hakim

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:10 WIB

Terinfeksi Covid-19, Dua Dokter di China Alami Kulit Menghitam!

Terinfeksi Covid-19, Dua Dokter di China Alami Kulit Menghitam!

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:37 WIB

Terkini

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:51 WIB

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:43 WIB

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:28 WIB

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:11 WIB

Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV

Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:57 WIB

Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan

Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:57 WIB

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:44 WIB

Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih

Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:33 WIB

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:31 WIB

Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'

Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:03 WIB