Suara.com - Helikopter milik TNI Angkatan Darat terjatuh di area Kawasan Industri Kendal, Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, pada Sabtu (6/6/2020) sekitar pukul 14.25 WIB. Helikopter jenis MI 17 v 5 HA 5141 milik penerbad TNI-AD Semarang itu start penerbangan pukul 12.39 WIB.
Kabar kecelakaan itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitriana saat dikonfirmasi wartawan.
"Kejadiannya sore tadi," kata Iskandar.
Iskandar menuturkan, berdasarkan keterangan saksi mata bernama Johana Satiya Putra (31) helikopter tersebut terbang dari arah Timur menuju ke Barat. Tiba-tiba helikopter oleng atau berjalan miring dengan mengeluarkan asap.
"Sebelum helikopeter terjatuh, ada tiga orang lompat ke tambak dan sesaat kemudian pesawat jatuh mengeluarkan asap dan selanjutnya meledak," ujarnya.
Sebelum meledak, sempat keluar tiga orang dari dalam helikopter. Selanjutnya lima orang dievakuasi ke RSUD Soewondo, Kendal.
"Satu orang meninggal dunia di RS dan 3 orang meninggal dunia terbakar. Jadi personil yang meninggal dunia 4 orang, 5 luka-luka," ungkapnya.
Berikut nama-nama 9 orang yang ada di dalam helikopter jenis MI 17 v 5 HA 5141 milik penerbad TNI-AD tersebut:
- Kapten Cpn Kadek ( MD )
- Kapten Cpn Fredi ( MD )
- Kapten Cpn Y Hendro ( MD )
- Lettu Cpn Wisnu ( MD )
- Lettu Cpn Vira Yudha ( Luka bakar )
- Praka Nanang ( luka bakar Dada, perut, kaki kanan betis. )
- Praka Rofiq ( Patah pinggul kanan, paha Ki/ka )
- Praka Supriyanto ( luka bakar )
- Praka Andi K ( selamat ).