Sapi Bunting Makan Adonan Gandum Campur Petasan, Rahangnya Meledak

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Minggu, 07 Juni 2020 | 15:10 WIB
Sapi Bunting Makan Adonan Gandum Campur Petasan, Rahangnya Meledak
Ilustrasi Sapi. (Unsplash/James Hammond)

Suara.com - Seorang pria asal India tega memberi makan seekor sapi bunting dengan makanan yang dicampur petasan. Akibatnya, rahang hewan malang ini pun meledak.

Peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu yang tak lama dengan insiden gajah hamil yang meninggal dengan penyebab yang sama, yakni petasan yang ditaruh di makanan.

Menyadur Gulf News, Minggu (7/6/2020), pihak kepolisian telah menangkap terduga pelaku bernama Nand Lal yang mencampur petasan dengan adonan gandum yang karib disebut 'bom aalu' yang kemudian diberikan kepada sapi milik Gurdayal Singh.

Insiden ini terjadi di distrik Bilaspur, Himachal Pradesh pada 26 Mei lalu. Namun, terduga pelaku baru tertangkap Sabtu (6/6) lalu, setelah Singh mengunggah videonya sapi milliknya yang terluka di media sosial.

Inspektir Polisi Bilsapur Devakar Sharma mengatakan kasus ini merupakan pelanggaran Undang-Undangan Pencegahan Kekejaman terhadap Binatang. Pun pihak kepolisian sedang menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain.

Lebih lanjut disebutkan, pemberian makan berisi bom aalu ini sebenarnya metode yang digunakan para pemburu liar untuk membunuh babi hutan.

Kendati demikian, beberapa penduduk Himachal Pradesh mengklaim jika para petani setempat menggunakan metode makanan campur petasan untuk melindungi tanaman mereka dari serangan hewan liar.

Sehari setelah peristiwa naas yang menyerang sapi ini, pada 27 Mei lalu, seekor gajah betina di negara bagian Kerala mati setelah memakan nanas berisi petasan yang diberika oleh warga desa di Taman Nasional Valley.

"Rahangnya patah dan tak bisa makan setelah ia mengunyah nanas dan petasan itu meledak dalam mulutnya," kata Surendrakumar dari badan konvervasi setempat.

Insiden ini sendiri memicu kemarahan di Kerala, negara bagian yang menggunakan gambar dua ekor gajah pada logo resmi pemerintahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sapi Terpaksa Disembelih Habis Kawin Suntik, Mantri Hewan Dicari Pemiliknya

Sapi Terpaksa Disembelih Habis Kawin Suntik, Mantri Hewan Dicari Pemiliknya

Jatim | Sabtu, 06 Juni 2020 | 12:32 WIB

Gajah Bunting Mati Karena Makan Nanas Berisi Petasan

Gajah Bunting Mati Karena Makan Nanas Berisi Petasan

Tekno | Kamis, 04 Juni 2020 | 04:05 WIB

Ajak Istri Jalan Kaki, Seorang Kakek Meregang Nyawa Ditubruk Sapi

Ajak Istri Jalan Kaki, Seorang Kakek Meregang Nyawa Ditubruk Sapi

News | Senin, 01 Juni 2020 | 14:47 WIB

Terkini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:25 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:47 WIB

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:27 WIB

TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo

TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:12 WIB

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:51 WIB

Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026

Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:28 WIB