Wapres Ma'ruf: Masyarakat yang Bandel Saat New Normal Harus Ditegur

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 08 Juni 2020 | 19:20 WIB
Wapres Ma'ruf: Masyarakat yang Bandel Saat New Normal Harus Ditegur
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan di tengah hidup tatanan baru atau New Normal harus ditegur.

Ma'ruf mengatakan sosialisasi ataupun imbauan agar masyarakat disiplin dengan protokol kesehatan saja belum cukup. Pada akhirnya pemerintah memutuskan untuk menempatkan anggota TNI-Polri guna mengawasi masyarakat yang mulai beraktivitas seperti biasa di tengah pandemi virus corona.

"Maksudnya untuk terus mengingatkan pada masyarakat yang lalai ini yang kurang disiplin itu. Karena kalau diimbau saja, seperti yang anda katakan, dia acuh saja," kata Ma'ruf dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Senin (8/6/2020).

Bagi masyarakat yang masih belum peduli akan pentingnya protokol kesehatan di tengah New Normal, menurut Ma'ruf harus diberi teguran. Teguran itu bukan hanya bermanfaat bagi yang tidak peduli, akan tetapi juga penting bagi kesehatan orang lain.

Sekali lagi, Ma'ruf mengimbau kepada masyarakat untuk menempatkan protokol kesehatan di posisi paling teratas ketika menjalani New Normal. Pasalnya, protokol kesehatan di tengah New Normal bersifat lebih penting ketimbang saat berdiam di rumah.

"Saya mohon itu sekarang menjadi lebih penting daripada kemarin, kemarin kan orang berkegiatan dari rumah, sekarang kan tidak. Oleh karena itu menjaga protokol kesehatan menjadi sangat penting," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DKI Jakarta akan Terapkan New Normal, Sekjen AIMI: Rumah Sakit Belum Siap

DKI Jakarta akan Terapkan New Normal, Sekjen AIMI: Rumah Sakit Belum Siap

News | Senin, 08 Juni 2020 | 18:53 WIB

Masuk Jakarta Tanpa SIKM, 221 Orang Dikarantina

Masuk Jakarta Tanpa SIKM, 221 Orang Dikarantina

News | Senin, 08 Juni 2020 | 18:36 WIB

Ada Swalayan di Semarang yang Pengunjungnya Positif Corona

Ada Swalayan di Semarang yang Pengunjungnya Positif Corona

Jawa Tengah | Senin, 08 Juni 2020 | 18:15 WIB

Orang Indonesia Bandel, Nikita Mirzani: Tak Pakai Masker Denda Rp 2,5 Juta

Orang Indonesia Bandel, Nikita Mirzani: Tak Pakai Masker Denda Rp 2,5 Juta

Entertainment | Senin, 08 Juni 2020 | 18:15 WIB

Susun Protokol Keolahragaan Indonesia Jelang New Normal, NOC Libatkan Cabor

Susun Protokol Keolahragaan Indonesia Jelang New Normal, NOC Libatkan Cabor

Sport | Senin, 08 Juni 2020 | 18:10 WIB

Terkini

Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan

Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:26 WIB

Viral! Laki-laki Tak Bercerita, Tapi Langsung Acak-acak Kota dengan Bulldozer 24 Ton

Viral! Laki-laki Tak Bercerita, Tapi Langsung Acak-acak Kota dengan Bulldozer 24 Ton

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:17 WIB

Kedaulatan Terancam? Akademisi Kompak Kritisi Kebijakan Akses Militer Asing di Langit Indonesia

Kedaulatan Terancam? Akademisi Kompak Kritisi Kebijakan Akses Militer Asing di Langit Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:16 WIB

KPK Ungkap Pemodal Politik Bupati Ponorogo Sugiri Diduga Juga Terlibat dalam Kasus DJKA

KPK Ungkap Pemodal Politik Bupati Ponorogo Sugiri Diduga Juga Terlibat dalam Kasus DJKA

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:10 WIB

Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga

Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:06 WIB

Pentagon Spill Biaya Perang Iran Tembus Rp 400 Triliun, Amerika Berkilah Operasi Tidak Gagal

Pentagon Spill Biaya Perang Iran Tembus Rp 400 Triliun, Amerika Berkilah Operasi Tidak Gagal

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Tabrakan Maut KRL vs Argo Bromo di Bekasi, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Sopir dan Pemkot

Tabrakan Maut KRL vs Argo Bromo di Bekasi, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Sopir dan Pemkot

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:30 WIB

Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia

Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:23 WIB

Studi Ungkap Sungai Dunia Lepaskan Emisi Tambahan 1,5 Miliar Karbon Dioksida: Apa Dampaknya?

Studi Ungkap Sungai Dunia Lepaskan Emisi Tambahan 1,5 Miliar Karbon Dioksida: Apa Dampaknya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:14 WIB

Asap Pekat Kepung Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Petugas Damkar Berjibaku Evakuasi Penghuni

Asap Pekat Kepung Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Petugas Damkar Berjibaku Evakuasi Penghuni

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:13 WIB