Susun Protokol Keolahragaan Indonesia Jelang New Normal, NOC Libatkan Cabor

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Senin, 08 Juni 2020 | 18:10 WIB
Susun Protokol Keolahragaan Indonesia Jelang New Normal, NOC Libatkan Cabor
Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyelenggarakan Rapat Anggota Luar Biasa 2020 secara virtual terkait protokol keolahragaan Indonesia menyambut New Normal, Senin (8/6/2020). [[email protected]]

Suara.com - National Olympic Committee (NOC) Indonesia masih menggodok protokol keolahragaan Indonesia jelang pemberlakuan New Normal.

Dalam proses penyusunannya, NOC Indonesia melibatkan seluruh induk cabang olahraga (cabor) yang terdaftar sebagai anggota.

Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dalam konferensi pers via Zoom, Senin (8/6/2020), mengatakan metode itu digunakan lantaran masing-masing cabor memiliki keunikannya sendiri.

Agar protokol keolahragaan Indonesia yang disusun sesuai standar dan bisa diaplikasikan dengan baik, masukan dari cabang-cabang olahraga dinilai NOC Indonesia sangatlah penting.

NOC Indonesia memberi waktu paling lambat dua minggu ke depan agar masing-masing induk cabor bisa menyusun protokol kesehatan yang otentik sesuai karakteristik olahraganya.

"Kami akan tunggu dua minggu sampai induk cabor memberikan masukan. Setelah itu, kami akan kolaborasikan semuanya, sebelum nanti dikembalikan kepada cabor untuk dikaji," kata Okto.

"Setelah (protokol keolahragaan Indonesia) itu mendapat kesepakatan dari semua, baru kami bakal menjadikannya sebagai rekomendasi resmi yang nantinya diajukan kepada pemerintah," tambahnya.

Dalam menyusun draft protokol, masing-masing induk cabang olahraga diminta NOC Indonesia berkonsultasi dengan federasi internasional masing-masing.

Hal itu bertujuan agar protokol keolahragaan Indonesia yang disusun bisa selaras dengan standar internasional.

baca juga

Komite Eksekutif NOC Indonesia, Teuku Arlan Perkasa Lukman menyebut hal itu merupakan ketentuan yang telah dihimbau Komite Olimpiade Internasional (IOC) kepada negara-negara anggotanya.

"IOC dan NOC Indonesia, serta pemerintah, itu acuannya tetap WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). Khusus di bidang olahraga, IOC meminta seluruh federasi internasional membuat semacam protokol," jelas Arlan.

"Nah, protokol inilah yang akan jadi acuan untuk federasi nasional kita dalam membuat protokol Covid-19. Jadi jangan sampai ada federasi nasional yang tak mengacu (hierarki) di atasnya."

Okto mengatakan bahwa protokol keolahragaan ini bakal mencangkup semua aktivitas keolahragaan di Tanah Air.

Mulai dari proses latihan, uji coba dalam dan luar negeri, serta pertandingan.

"Protokol tersebut meliput latihan dan pelaksanaan maupun pengelolaan. Artinya, bisa sebagai pelaksana, protokol penjemputan, akomodasi, transportasi, tercakup dalam situ," ujar Okto, sapaan Raja Sapta.

"Semua materi kami kumpulkan. Setelah itu kami koordinasikan dengan pihak terkait terutama komisi kesehatan NOC Indonesia," tandasnya.

NOC Indonesia tidak mengatakan batas waktu kapan protokol keolahragaan Indonesia bisa selesai digodok.

Okto hanya mengatakan pihaknya butuh waktu yang kemungkinan tak sebentar dalam penyusunan protokol keolahragaan Indonesia pada era New Normal lantaran melibatkan banyak pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Pertama Masuk Kantor, Lalu Lintas Lebih Banyak Mobil Pribadi

Hari Pertama Masuk Kantor, Lalu Lintas Lebih Banyak Mobil Pribadi

Otomotif | Senin, 08 Juni 2020 | 16:25 WIB

Jelang New Normal, Super Indo Akan Batasi 50 Persen Jumlah Pengunjung

Jelang New Normal, Super Indo Akan Batasi 50 Persen Jumlah Pengunjung

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2020 | 16:19 WIB

Catat 24 Protokol Kesehatan di Tempat Kerja Jakarta

Catat 24 Protokol Kesehatan di Tempat Kerja Jakarta

News | Senin, 08 Juni 2020 | 16:12 WIB

Kebijakan New Normal: Bisakah Diterapkan Pada Masyarakat?

Kebijakan New Normal: Bisakah Diterapkan Pada Masyarakat?

Your Say | Senin, 08 Juni 2020 | 15:29 WIB

Pandemi: DKI Jakarta Longgarkan PSBB, Gereja dan Kantor Pilih Tidak Buka

Pandemi: DKI Jakarta Longgarkan PSBB, Gereja dan Kantor Pilih Tidak Buka

News | Senin, 08 Juni 2020 | 15:22 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×