5 Daerah Penyumbang Pasien Corona Terbanyak 9 Juni Hari Ini

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2020 | 16:47 WIB
5 Daerah Penyumbang Pasien Corona Terbanyak 9 Juni Hari Ini
Update Corona RI 9 Juni

Suara.com - Jumlah penambahan pasien positif corona Indonesia melejit sampai 1.043 orang perhari. Jakarta dan Jawa Timur menjadi penyumbang pasien COVID-19 terbanyak.

Hal itu dikatakan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. Dia menjelaskan jumlah konfirmasi positif COVID-19 pada 9 Juni 2020, pukul 12.00 WIB, bertambah 1.043 orang. Sementara yang sembuh bertambah 510 orang.

"Sebaran penambahan kasus baru tidak merata di seluruh Indonesia. Terbanyak di DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara," kata Yurianto dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang dipantau melalui akun Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Selasa.

Dengan penambahan tersebut, maka jumlah kasus positif secara kumulatif menjadi 33.076 orang dan yang sembuh menjadi 11.414 orang.

Yurianto mengatakan DKI Jakarta melaporkan 232 kasus positif baru dengan 165 orang sembuh, sementara Jawa Timur melaporkan 220 kasus baru dengan 85 orang sembuh, Sulawesi Selatan melaporkan 180 kasus baru dengan 31 orang sembuh, Kalimantan Selatan melaporkan 91 kasus baru dengan satu orang sembuh, dan Sulawesi Utara 41 kasus baru tanpa ada laporan yang sembuh.

Provinsi dengan laporan kesembuhan tertinggi adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, dan Sulawesi Selatan. Jawa Tengah melaporkan 80 orang sembuh dengan 32 kasus baru dan Bali melaporkan 32 orang sembuh dengan 14 kasus baru.

Sementara itu, terdapat 17 provinsi yang melaporkan penambahan kasus positif di bawah 10, dan tujuh provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif baru.

Provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif baru adalah Aceh, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

"Kasus meninggal dunia bertambah 40 kasus sehingga total menjadi 1.923 kasus," jelas Yurianto.

Penambahan spesimen yang sudah diperiksa dan terverifikasi pada Selasa hingga pukul 12.00 WIB adalah 16.181 spesimen sehingga total spesimen yang sudah diperiksa baik melalui tes cepat molekuler maupun PCR adalah 429.161 spesimen terhadap 281.653 orang dengan hasil positif 33.076 orang dan negatif 248.577 orang.

"Orang dalam pemantauan yang masih dipantau sebanyak 38.394 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan yang masih diawasi sebanyak 14.108 orang," tutur Yurianto.

Yurianto mengatakan data tersebut menggambarkan penularan masih terjadi di tengah masyarakat sehingga adaptadi kebiasaan baru harus diterapkan.

"Di tengah masyarakat masih ada kasus positif tanpa gejala dan perilaku yang rentan tertular sehingga penularan masih terjadi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Masker Gambar Kumis, Walkot Solo: karena Banyak yang Minta Foto

Pakai Masker Gambar Kumis, Walkot Solo: karena Banyak yang Minta Foto

Jawa Tengah | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:39 WIB

Aturan Baru di Resor Nudis Selama Pandemi, Bugil Tapi Pakai Masker

Aturan Baru di Resor Nudis Selama Pandemi, Bugil Tapi Pakai Masker

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:24 WIB

Ringankan Gejala Virus Corona Covid-19, Cobalah Diet Pakai Minyak Zaitun

Ringankan Gejala Virus Corona Covid-19, Cobalah Diet Pakai Minyak Zaitun

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:24 WIB

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:46 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB