Gas Alam Bocor, Ladang Minyak di India Kebakaran Dahsyat

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 10 Juni 2020 | 20:26 WIB
Gas Alam Bocor, Ladang Minyak di India Kebakaran Dahsyat
Ilustrasi kebakaran. (Shutterstock)

Suara.com - Kebakaran besar terjadi di sebuah ladang minyak di distrik Tinsukia, negara bagian Assam, India. Menyadur AFP pada Rabu (10/06/2020), kebakaran ini berasal dari gas yang menyambar api di kawasan kebocoran.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya seorang petugas pemadam kebakaran yang mengalami luka ringan.

Pihak pengelola minyak, Oil India mengatakan pada akhir pekan, gas masih mengalir tak terkendali dan terus mengalami kebocoran. Pihaknya belum bisa mengatasi hal ini sepenuhnya. 

Ledakan besar kemudian terjadi dan asap hitam langsung membumbung ke langit. Warga setempat bahkan bisa menyaksikan kepulan asap itu dari jarak 10 km.

"Sementara operasi pembersihan sedang berlangsung di lokasi sumur, kebakaran terjadi," ujar Oil India dalam sebuah pernyataan.

Polisi India meminta orang untuk pindah ke lokasi yang lebih aman setelah ledakan di fasilitas yang dioperasikan oleh Oil India Limited (OIL) milik negara di distrik Tinsukia di negara bagian Assam
Polisi India meminta orang untuk pindah ke lokasi yang lebih aman setelah ledakan di fasilitas yang dioperasikan oleh Oil India Limited (OIL) milik negara di distrik Tinsukia di negara bagian Assam. (AFP / Partha Sarathi DAS)

Kebakaran ini terjadi sehari setelah tim insinyur didatangkan dari Singapura. Mulanya, tim yang terdiri dari 200 orang ini akan mengatasi kebocoran namun kejadian diperburuk dengan adanya kebakaran ini.

Menurut informasi, sedikitnya ada lima rumah yang terbakar dan warga disekitar lokasi langsung mengungsi karena takut api menyebar. Pihak berwenang telah menetapkan zona pengecualian 1,5 km dan sekitar 2.500 orang telah dievakuasi dari rumah mereka.

"Situasinya sangat buruk, ini menyebar. Saya tahu ini akan terjadi," ungkap ahli lingkungan, Niranta Gohain.

Menteri Utama Assam Sarbananda Sonowal mengatakan petugas pemadam kebakaran, polisi dan tentara sedang dikirim ke lokasi, yang berjarak 500 kilometer di sebelah timur Guwahati.

baca juga

Para pencinta lingkungan semakin khawatir tentang dampak kebocoran gas karena satu kilometer dari lokasi terdapat situs ekowisata Maguri-Motapung yang terkenal dengan migrasi burung yang berjarak sekitar 2,5 km.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita India Ini Rela Sewa Jet Pribadi demi Terbang Bersama Anjingnya

Wanita India Ini Rela Sewa Jet Pribadi demi Terbang Bersama Anjingnya

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 08:54 WIB

Bunuh 3 Orang, Harimau di India Dihukum Kurungan Seumur Hidup

Bunuh 3 Orang, Harimau di India Dihukum Kurungan Seumur Hidup

News | Senin, 08 Juni 2020 | 20:46 WIB

Bikin Gemas, Monyet di India Lakukan Sosial Distancing saat Diberi Makan

Bikin Gemas, Monyet di India Lakukan Sosial Distancing saat Diberi Makan

Tekno | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:00 WIB

Terkini

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB