Uni Eropa Sebut China di Belakang Gelombang Disinformasi Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2020 | 11:25 WIB
Uni Eropa Sebut China di Belakang Gelombang Disinformasi Covid-19
Markas besar Uni Eropa. [Shutterstock]

Suara.com - Uni Eropa mengambil keputusan untuk menyalahkan China atas disinformasi mengenai Covid-19 yang beredar di Eropa.

Menyadur The Guardian pada Kamis (11/6/2020), Uni Eropa menuduh dan menyalahkan China telah melakukan kampanye disinformasi di Uni Eropa.

Uni Eropa saat ini sedang menyusun rencana untuk mengatasi "gelombang besar" fakta-fakta keliru tentang pandemi virus corona.

Komisi Eropa mengatakan bahwa Rusia dan China sedang menjalankan operasi pengaruh yang ditargetkan dan kampanye disinformasi di Uni Eropa, lingkungannya, dan secara global. Pernyataan tersebut juga pertama kalinya eksekutif Uni Eropa secara terbuka menyebut China sebagai sumber disinformasi.

Politisi Prancis sangat marah ketika kedutaan besar China melalui situs web resminya mengklaim pada pertengahan April, di puncak pandemi Eropa, bahwa para pekerja medis meninggalkan pekerjaan mereka sehingga penduduknya banyak yang meninggal dunia.

Diplomat China yang tidak disebutkan namanya juga mengklaim secara salah bahwa 80 anggota parlemen Prancis melakukan penghinaan terhadap kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Saya percaya jika kami memiliki bukti, kami tidak boleh menghindar," kata Vra Jourová, wakil presiden komisi Eropa dikutip dari The Guardian.

"Apa yang juga kami saksikan adalah usaha untuk melemahkan demokrasi kami dan tanggapan kami terhadap krisis, misalnya klaim adanya laboratorium biologi rahasia AS di bekas republik Soviet yang telah disebarkan oleh pihak pro-Kremlin dan China." lanjutnya.

"Saya sangat percaya bahwa Uni Eropa yang secara geopolitik kuat, hanya dapat terwujud jika kita tegas," kata Jourová. Pernyataan tersebut mendukung harapan presiden komisi Eropa, Ursula von der Leyen, agar badan tersebut memiliki pengaruh lebih besar di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Kedua Virus Corona dapat Dicegah Apabila Semua Orang Pakai Ini

Gelombang Kedua Virus Corona dapat Dicegah Apabila Semua Orang Pakai Ini

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 09:01 WIB

Unggah Biaya Perawatan COVID-19 Hingga Rp 200 Juta, Netizen: Meninggal Aja

Unggah Biaya Perawatan COVID-19 Hingga Rp 200 Juta, Netizen: Meninggal Aja

Jogja | Kamis, 11 Juni 2020 | 08:48 WIB

Alat Terapi Kanker Bantu Peneliti Temukan Target untuk Vaksin Covid-19

Alat Terapi Kanker Bantu Peneliti Temukan Target untuk Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 08:24 WIB

Terkini

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB