Imbas PSBB, PD PAM Jaya: Konsumsi Air Bersih Menurun

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 11 Juni 2020 | 12:57 WIB
Imbas PSBB, PD PAM Jaya: Konsumsi Air Bersih Menurun
Sebagai ilustrasi PD PAM Jaya [Website PAM Jaya]

Suara.com - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang penyediaan air bersih, PD PAM Jaya mengakui adanya penurunan konsumsi air bersih. Penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dianggap menjadi penyebabnya.

Dirut PAM Jaya Priyatno Bambang Hernowo mengatakan, sebelum PSBB, pihaknya mendistribusi air bersih ke warga Jakarta sebanyak 20.200 liter per bulan. Namun sejak PSBB diberlakukan, ia hanya mengalirkan 19.500 sampai 19.800 liter air.

"Kalau kita lihat kemudian Januari sampai dengan Mei itu tidak terjadi disruption yang signifikan kita bisa mengalirkan air. Seperti masa normal biasanya kita 20.200 liter, kemarin (PSBB) kita bisa 19.500-19.800 liter," ujar Priyatno saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2020).

Menurutnya alasan distribusi air bersih berkurang karena banyak perusahaan tak beroperasi di masa PSBB. Otomatis tak ada banyak air bersih yang digunakan oleh mereka.

Dengan demikian, terjadi kenaikan konsumsi air bersih di sektor rumah tangga. Pasalnya PSBB menganjurkan agar warga diminta tetap berada di rumah saja.

"Untuk hotel dan apartement komposisinya itu (air bersih) berkurang 5,75 persen dari pada sebelum adanya wabah ini, dan itu berpindah ke rumah tangga sederhana dan rumah tangga menengah secara signifikan," jelasnya.

Karena itu, ia menyebut ada kecenderungan perpindahan komsumsi air bersih dari sektor komersil ke rumah tangga.

Selain itu, saat PSBB masa transisi ini ia menyatakan akan ada penambahan pendistribusian air bersih. Alasanya karena banyak perusahaan atau fasilitas publik yang membutuhkan tempat cuci tangan.

Pasalnya fasilitas cuci tangan menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di perkantoran. Pihaknya membuat wastafel portable di lebih dari 100 lokasi di Jakarta untuk kebutuhan masyarakat mencuci tangan.

"Jadi Kemudian kita memasang titik cuci tangan wastafel portable, itu mengisinya setiap hari untuk kebutuhan ketika misalnya ada publik yang ingin menggunakan atau butuh cuci tangan," katanya.

Di masa pandemi ini, ia menyebut air bersih saat ini sangat dibutuhkan untuk penangan corona dan sebagai pengganti vaksin COVID-19 yang hingga kini belum ditemukan.

"Sebetulnya kita akses air bersih kita menjadi syarat bagi kita melawan untuk penyebaran wabah yang ada saat ini. Karena ketika vaksin belum ada prilaku hidup bersih dan sehat itulah kemudian yang jadi kuncinya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diprotes, Tempat Isolasi Corona di Jombang Tak Ada Air Bersih dan Kompor

Diprotes, Tempat Isolasi Corona di Jombang Tak Ada Air Bersih dan Kompor

Jatim | Senin, 08 Juni 2020 | 18:23 WIB

Bantu Warga Sediakan Air Bersih, ITNY Perbaiki Saluran Air di Wonogiri

Bantu Warga Sediakan Air Bersih, ITNY Perbaiki Saluran Air di Wonogiri

Jogja | Sabtu, 09 Mei 2020 | 17:23 WIB

Mantap! Tagihan Air Bersih PDAM Digratiskan Selama 3 Bulan

Mantap! Tagihan Air Bersih PDAM Digratiskan Selama 3 Bulan

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 07:44 WIB

Cuci Tangan Efektif Cegah Covid-19, Gimana Jika Tak Punya Akses Air Bersih?

Cuci Tangan Efektif Cegah Covid-19, Gimana Jika Tak Punya Akses Air Bersih?

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 09:30 WIB

PT KTB Donasikan Mitsubishi Fuso untuk Kegiatan Sosial

PT KTB Donasikan Mitsubishi Fuso untuk Kegiatan Sosial

Otomotif | Jum'at, 06 Maret 2020 | 12:57 WIB

Pasok Kebutuhan Air Bersih, Mobil Tangki di Tual Menangguk Berkah

Pasok Kebutuhan Air Bersih, Mobil Tangki di Tual Menangguk Berkah

Otomotif | Rabu, 19 Februari 2020 | 14:00 WIB

Refungsionalisasi Selokan Mataram, Pintu Grojogan Dilas

Refungsionalisasi Selokan Mataram, Pintu Grojogan Dilas

Jogja | Senin, 03 Februari 2020 | 12:58 WIB

Terkini

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB