Polisi Didesak Usut Pelaku Teror Jurnalis dan Aktivis Saat Diskusi Papua

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 11 Juni 2020 | 22:42 WIB
Polisi Didesak Usut Pelaku Teror Jurnalis dan Aktivis Saat Diskusi Papua
Poster diskusi bertajuk "Diskriminasi Rasial terhadap Papua" #PapuanLivesMetter yang digelar UKPM Teknokra Universitas Lampung (Pers Mahasiswa). (Ist)

Suara.com - Koalisi mendesak pihak kepolisian untuk menangkap pelaku teror kebebasan berpikir dan mengeluarkan pendapat yang belakangan terjadi menyerang jurnalis dan aktivis.

Kolisi ini terdiri dari LBH Pers, SAFEnet, YLBHI, LBH Jakarta, KontraS, AMAR, ICW, Lokataru, AJAR, Amnesty International Indonesia, ICJR, Papua Itu Kita, AJI Indonesia.

"Mendesak aparat kepolisian segera mengusut dugaan pelanggaran pidana doxing, peretasan akun media sosial, hingga teror yang dilakukan terhadap penyelenggara dan narasumber diskusi dan meminta seluruh pihak menghargai dan menghormati perbedaan pendapat yang disalurkan melalui diskusi publik yang sah," tulis koalisi dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).

Bentuk serangan digital yang telah terjadi bermacam-macam, mulai dari akun peniru (impersonator), mengumbar identitas (doxing), persekusi, menggunakan hoaks sebagai senjata (weaponization of social media), peretasan, hingga penyadapan dan pengawasan ilegal (unlawful breach and illegal surveillance).

"Aktor-aktor pelaku penyerangan digital bisa berasal dari state hackers, kelompok berbahaya, hingga individu," ungkapnya.

Dalam catatan koalisi, teror ini terjadi dalam beberapa peristiwa sosial dan politik seperti persoalan e-KTP, pilkada 2017, kericuhan pasca pilpres Mei 2019, penolakan Revisi UU KPK September 2019, aksi protes pada Omnibus Law di tahun 2020, soal Stafsus Milenial April 2020, hingga soal PapuanLivesMatter.

Mereka mencotohkan, teror doxing terbaru dialami oleh penyelenggara dan narasumber diskusi "Diskriminasi Rasial terhadap Papua" #PapuanLivesMetter yang digelar UKPM Teknokra Universitas Lampung (Pers Mahasiswa) hari ini.

Salah satu narasumber diskusi, Tantowi Anwari dari Serikat Jurnalisme Untuk Keberagaman (SEJUK) di-doxing pada sehari sebelum diskusi sekitar pukul 20.06 WIB.

Saat itu satu nomor Whatsapp misterius mengirimkan foto atau screenshot e-KTP atas nama Tantowi Anwari, diikuti intimidasi melalui pesan suara dan teks. Rentetan intimidasi seperti itu berlangsung hingga pukul 21.01 WIB.

baca juga

"Cara ini dikenal sebagai doxing, yaitu upaya mencari dan menyebarluaskan informasi pribadi seseorang di internet untuk tujuan menyerang dan melemahkan seseorang atau persekusi online. Doxing adalah salah satu ancaman dalam kebebasan pers," jelasnya.

Selain doxing, pelaku juga melakukan serangan digital dengan mengakses akun Grab Tantowi secara illegal kemudian melakukan pemesanan fiktif Grab Food dan Grab Bike.

Tidak hanya Grab, akun Gojek Tantowi juga diretas lalu seluruh saldo Gopay disumbangkan ke Dompet Dhuafa di waktu yang bersamaan.

"Serangan tidak berakhir di situ. Tantowi kembali diteror melalui 3 nomor misterius berkode (021) sejak pukul 22.16 hingga 01.39 WIB," lanjutnya.

Pada pukul 02.00 WIB, akun WA Tantowi sudah tidak dapat diakses. Serangan juga ditujukan kepada istrinya melalui WA sejak 01.51 hingga 07.26 WIB.

Istri Tantowi mendapati bahwa saldo Gopay-nya dikuras habis dan terdapat transaksi tidak dikenal menggunakan fitur PayLater Gojek.

Selain Tantowi, Dua jurnalis Teknokra Unila juga mengalami hal yang kurang lebih sama. Akun media sosial resmi Teknokra juga tiba-tiba bermasalah dan sulit diakses.

"Sebelum teror dan peretasan, pengurus Teknokra juga dipanggil pihak kampus. Pemanggilan ini terjadi setelah seseorang yang mengaku dari BIN menanyakan perihal diskusi tentang Papua yang akan diselenggarakan. Teknokra sempat diminta untuk menunda diskusi tersebut," ungkapnya.

Sebelum ini juga terdapat serangan-serangan digital kepada sejumlah narasumber dan penyelenggara diskusi publik tentang Papua, termasuk di antaranya pada Usman Hamid - teror telepon dari nomor internasional; George Saa - peretasan WhatsApp; Veronika Koman - upaya peretasan Facebook; dan dua anggota BEM UI - upaya peretasan WA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD: Aparat Penegak Hukum Masih Dianggap Musuh Oleh Pelaku Teror

Mahfud MD: Aparat Penegak Hukum Masih Dianggap Musuh Oleh Pelaku Teror

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 14:18 WIB

Baku Tembak di Dekat Masjid, 1 Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur

Baku Tembak di Dekat Masjid, 1 Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur

News | Sabtu, 14 Desember 2019 | 06:25 WIB

Instagram Diincar Hacker, Ini 6 Foto Liburan Unggahan Tamara Bleszynski

Instagram Diincar Hacker, Ini 6 Foto Liburan Unggahan Tamara Bleszynski

Entertainment | Selasa, 12 November 2019 | 09:32 WIB

Akun Medsos Ferdinand Diretas, Timses Prabowo: Ada Pihak yang Kalap

Akun Medsos Ferdinand Diretas, Timses Prabowo: Ada Pihak yang Kalap

News | Sabtu, 06 April 2019 | 12:12 WIB

Polisi Duga Pelaku Pembakaran Motor Gunakan Molotov

Polisi Duga Pelaku Pembakaran Motor Gunakan Molotov

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 15:21 WIB

Fakta Baru, Pembakar Motor Misterius Pakai Batang Korek Api Saat Beraksi

Fakta Baru, Pembakar Motor Misterius Pakai Batang Korek Api Saat Beraksi

News | Sabtu, 16 Februari 2019 | 18:31 WIB

Terkini

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:23 WIB

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:16 WIB

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 22:04 WIB

Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 22:00 WIB

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 21:44 WIB

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:39 WIB

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

×