Mahasiswa Unila Sempat Lapor ke Polisi soal Teror, Tapi Ditolak Karena Ini

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Jum'at, 12 Juni 2020 | 15:19 WIB
Mahasiswa Unila Sempat Lapor ke Polisi soal Teror, Tapi Ditolak Karena Ini
Diskusi daring bertajuk "Diskriminasi Rasial terhadap Papua".yang dinisiasi LPM Teknokra Unila. [Teknokra]

Suara.com - Pemimpin Umum Teknokra Chairul Rahman Arif buka suara setelah mendapat serentetan teror dan doxing terhadap dirinya. Diketahui, Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung menyelenggarakan diskusi 'Diskriminasi Rasial terhadap Papua Lives Matter.'

Akibat diskusi tersebut, baik pengurus maupun narasumber, termasuk Chairul mendapat teror. Belakangan, ia sudah mencoba melaporkan hal tersebut kepada Polda Lampung, namun hasilnya nihil.

Ia mengatakan, lantaran tidak memenuhi salah satu syarat pelaporan maka pihaknya hanya sekadar membuat aduan. Adapun syarat yang harus dipenuhi dalam membuat laporan terjadi teror nonfisik, yakni membawa bukti tertulis dari psikiater ihwal dampak yang dialami akibat teror tersebut.

"(Ke) Polda Lampung cuma kemarin itu bentuknya tidak laporan tapi pengaduan. Karena kalau intimidasi melalu chat katanya harus ada dampak psikis dari korban yang dibuktikan oleh psikiater," kata Chairul kepada Suara.com, Jumat (12/6/2020).

Chairul pun menyayangkan hal tersebut. Sebab, ia bersama kawan-kawan merasakan dampak psikis dari adanya rangkaian teror kepada mereka. Kekinian, ia sudah meminta pendampingan.

"Padahal teman-teman Teknokra ya terdampak juga psikisnya makanya kita sampai meminta pendampingan LBH dan AJI," kata Chairul.

Diketahui, pengurus dan narasumber diskusi 'Diskriminasi Rasial terhadap Papua Lives Matter' yang mendapatkan teror dan intimidasi dari orang misterius. Sedianya diskusi tersebut diselenggarakan oleh Pers Mahasiswa Teknokra, Universitas Lampung pada Kamis (11/6/2020)

Pemimpin Redaksi Teknokra Mitha Setiani Asih membeberkan, teror pertama kali dialami oleh Pemimpin Umum Teknokra Chairul Rahman Arif satu hari sebelum diskusi melalui telepon misterius saat sedang makan bersama Hendry Sihaloho (Ketua Aliansi Jurnalis Independen Bandar Lampung) dan Dian Wahyu Kusuma (Sekretaris AJI Bandar Lampung).

"Chairul menerima delapan kali panggilan lewat gawainnya, penelpon mengaku alumni Unila," tulis Mitha dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).

baca juga

Kedua, Chairul ditelepon Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Alumni Prof Yulianto untuk menghadapnya di ruang kerjanya. Saat menghadap, Yulianto meminta Teknokra menunda diskusi karena pihak kampus sudah dihubungi orang Badan Intelejen Negara (BIN).

"Prof Yulianto menyarankan menambahkan pembicara diskusi," lanjutnya.

Masukan itu tidak langsung mereka laksanakan, Teknokra tetap menggelar diskusi dengan narasumber yang sudah ada, konsekuensinya mereka akan menggelar diskusi serupa dengan narasumber sesuai masukan Prof Yulianto.

Teror telpon nomor asing terus menghantui Chairul, sampai teror meningkat level menjadi teror pesanan fiktif ojek online.

"Sekitar selepas azan Isya saya mendapat pesan kode OTP dari salah satu ojek daring. Awalnya tidak curiga dan mengabaikannya. Tak berselang lama, Whatsapp Mitha menerima telepon dan chat dari banyak driver ojek daring," ungkapnya.

Tak lama berselang, dua orang driver ojol datang ke depan Grha Kemahasiswaan Unila mengantarkan makanan order fiktif, driver ojol pun membantu menghubungkan Mitha dengan call center untuk menonaktifkan akunnya.

“Bagaimana nasib driver gojek dan makanannya. Saya tahu sekali rasa sakitnya dicancel dan menunggu satu jam para drivernya supaya bisa terima orderan lagi. Saya tahu perasaan mereka karena pernah jadi driver gojek juga,” ungkap Mitha.

Karena teror makin parah, Chairul, Mitha dan Sri Ayu Indah Mawarni (Redaktur Teknokra) pergi ke rumah aman agar terhindar dari emosi para ojol karena order fiktif, dokumen dan peralatan redaksi turut mereka bawa.

Teror telepon tetap berlangsung, kini pelaku mengirimkan kata-kata ancaman dan menuduh provokasi, cara ini disebut sebagai doxing yaitu upaya mencari dan menyebarluaskan informasi pribadi seseorang di internet untuk tujuan menyerang dan melemahkan seseorang atau persekusi online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Teror Doxing dan Order Fiktif ke Pers Mahasiswa Teknokra Unila

Kronologi Teror Doxing dan Order Fiktif ke Pers Mahasiswa Teknokra Unila

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 00:04 WIB

AJI Lampung Kecam Teror dan Peretasan Akun Dua Jurnalis Teknokra Unila

AJI Lampung Kecam Teror dan Peretasan Akun Dua Jurnalis Teknokra Unila

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 23:44 WIB

Gelar Diskusi Rasisme terhadap Papua, Aktivis Persma Teknokra Unila Diteror

Gelar Diskusi Rasisme terhadap Papua, Aktivis Persma Teknokra Unila Diteror

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 23:39 WIB

Terkini

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

×