Viral Video Para Pesepeda Masuk Kafe Bawa Sepedanya, 'Brompton Lho Mas'

Dany Garjito, Ruhaeni Intan

Jum'at, 12 Juni 2020 | 16:08 WIB
Viral Video Para Pesepeda Masuk Kafe Bawa Sepedanya, 'Brompton Lho Mas'
Kasus sepeda dibawa masuk ke dalam kafe bikin warganet marah (Twitter).

Suara.com - Sebuah video yang baru-baru ini viral di media sosial memperlihatkan insiden sepeda masuk kafe. Pasalnya, sejumlah oknum terekam kamera CCTV memasukkan sepeda ke dalam kafe yang penuh dengan pengunjung. 

Dari tayangan video yang diunggah oleh akun Twitter @aik_deathripper, para pengendara sepeda itu terlihat memasukkan sepeda mereka satu per satu melewati sebuah ruangan yang penuh dengan pengunjung.

Publik pun geram melihat hal ini karena beberapa oknum bahkan ada yang melewati ruangan sambil menaiki sepeda.

"Buat yang kenal atau yang tahu mohon diedukasi etika waktu masuk ruangan saat membawa sepeda lipat. Dengan kondisi banyak customer apakah pantas masuk ruangan dengan cara seperti itu?" tulis @aik_deathripper via Twitter.

Warganet pun semakin marah karena lampu sepeda ternyata juga belum dimatikan. Padahal, sepeda itu adalah sepeda lipat yang bisa dibawa secara fleksibel.

"Sepeda enggak dilipat dulu dari luar, lampu masih menyala, tetap dinaikin," kata @aik_deathripper.

Kasus sepeda dibawa masuk ke dalam kafe bikin warganet marah (Twitter).
Kasus sepeda dibawa masuk ke dalam kafe bikin warganet marah (Twitter).

Berdasarkan informasi dari akun @aik_deathripper, insiden pesepeda masuk kafe viral ini terjadi di sebuah kafe di Semarang, Jawa Tengah. Mengetahui hal ini, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun sampai ikut turun tangan.

Ia ikut membalas cuitan tersebut dan bertanya di mana lokasi pastinya.

"Itu di mana njeh?" tanya Wali Kota Hendrar @hendrarprihadi via Twitter.

baca juga

Namun, tak hanya Hendrar Prihadi, sebagian besar warganet juga terlihat marah dan menilai hal itu sangat keterlaluan. Bahkan, salah seorang akun bernama @Rakaholy ikut memberikan kesaksian.

Akun @Rakaholy mengaku berada di lokasi kejadian saat insiden itu terjadi. Ia juga mengaku sempat berkomunikasi dengan para pengunjung kafe.

"Di sini saya akan menjelaskan kronologinya karena saya berdekatan dan berkomunikasi langsung dengan customer. Di sini saya tidak meminta dukungan atau cari muka. Tapi saya menjelaskan kejadian sebenar-benarnya agar tidak timbul asumsi yang berlebihan karna beritanya cukup viral," tulis @Rakaholy.

Ia kemudian menjelaskan jika para oknum pengendara sepeda itu menolak untuk parkir di tempat yang sudah disediakan karena takut sepedanya dicuri.

"Cust: Mas kalau ini sepeda dipindah atau kenapa-kenapa mas mau tanggung? Ini brompton lho mas. Aku mengulangi lagi kalimatku. Aku: Pak mohon maaf sebelumnya kita sudah menyediakan tempat parkir di sebelah sana (sambil menunjukkan)," kata @Rakaholy.

Sebagai informasi, sepeda Brompton merupakan salah satu merek sepeda premium. Merek sepeda ini juga sempat menjadi perbincangan publik usai diselundupkan di dalam pesawat baru Garuda Indonesia pada 2019 silam. Meski bentuknya kecil, namun sepeda tersebut dibanderol dengan harga fantastis yakni mencapai Rp 50 jutaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Karena Nasi Goreng, Camat Gajahmungkur Dimutasi oleh Walikota Semarang

Diduga Karena Nasi Goreng, Camat Gajahmungkur Dimutasi oleh Walikota Semarang

Video | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 07:05 WIB

Camat Gajahmungkur Semarang Dimutasi Gara-Gara Nasi Goreng, Nyindir Mbak Ita?

Camat Gajahmungkur Semarang Dimutasi Gara-Gara Nasi Goreng, Nyindir Mbak Ita?

Your Say | Kamis, 03 Agustus 2023 | 11:11 WIB

Heboh Camat Dimutasi Diduga Gegara 'Ledek' Nasi Goreng Walikota, Banjir Dukungan Warganet: Tombol Anti Banteng

Heboh Camat Dimutasi Diduga Gegara 'Ledek' Nasi Goreng Walikota, Banjir Dukungan Warganet: Tombol Anti Banteng

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 08:38 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×