Muncul Klaster Covid-19 Baru, Beijing Kembali Terapkan Lockdown

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 14 Juni 2020 | 11:52 WIB
Muncul Klaster Covid-19 Baru, Beijing Kembali Terapkan Lockdown
Kota Beijing, China. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Beijing kembali memperketat lockdown di beberapa wilayah selepas munculnya klaster baru dari pusat grosir yang berujung pada terinfeksinya puluhan warga.

Menyadur The Guardian, dari hasil pengujian orang yang bekerja di pasar Xinfadi, sebanyak 45 orang dilaporkan terinfeksi virus corona. Sementara 139 warga yang sempat melakukan kontak dengan pasien positif, kini telah dikarantina.

"Sesuai dengan prinsip mengutamakan keselamatan massa dan kesehatan, kami telah mengadopsi langkah-langkah penguncian untuk pasar Xinfadi dan lingkungan sekitarnya," ujat Chu Junwei, seorang pejabat setempat.

Akibat munculnya transmisi lokal baru ini, kawasan Fengtai selatan, distrik tempat pasar Xinfandi berada, kini tengah dikunci secara ketat. Setidaknya 11 kompleks perumahan dan beberapa sekolah dekat pasar Xinfadi telah ditutup.

"Distrik ini dalam 'mode darurat perang'," imbuh Junwei.

Untuk mencegah kemunculan kasus infeksi yang lebih besar, pemerintah akan melakukan pengujian terhadap lebih dari 10 ribu pekerja pasar yang diklaim sebagai pusat grosir produk pertanian terbesar di Asia tersebut.

Kasus pertama dalam klaster Xinfadi ditemukan pada Kamis (11/6) lalu, di mana seorang pria berusia 52 tahun dinyatakan positif. Infeksi ini menjadi kasus pertama kali setelah Beijing mencatatkan tak ada kasus baru selama 55 hari.

Kemudian pada Sabtu (13/6), muncul 6 infeksi baru, terdiri dari tiga pekerja pasar, dua orang pengunjung dan seorang rekan kerja dari salah satu pengunjung.

Penyebab infeksi klaster ini disebut-sebut berasal dari sebuah talenan yang digunakan untuk memotong salmon impor di Xinfandi terkena virus corona. Akibatnya, ikan salmon kini ditarik dari supermarket-supermarket, meski, ikan disebutkan tidak dapat terinfeksi Covid-19.

baca juga

Kemunculan klaster Xinfandi juga menyebabkan beberapa pembatasan di pusat koto Beijing, seperti penangguhan acara olahraga, penutupan beberapa tempat wisata dan sekolah dasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Kasus Positif Coreng Rekor 55 Hari Kota Beijing Bebas Covid-19

Satu Kasus Positif Coreng Rekor 55 Hari Kota Beijing Bebas Covid-19

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 23:32 WIB

China Minta Penyelidikan Covid-19 Tunggu Pandemi Selesai, Ini Respons WHO

China Minta Penyelidikan Covid-19 Tunggu Pandemi Selesai, Ini Respons WHO

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 10:52 WIB

Haru! Ayah Jadi Korban Corona, Lelaki Ini Ingin Bangun Monumen Penghormatan

Haru! Ayah Jadi Korban Corona, Lelaki Ini Ingin Bangun Monumen Penghormatan

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:16 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×