Vladimir Putin Sesumbar Rusia Lebih Baik dari AS Tangani Corona

Rendy Adrikni Sadikin, Rima Suliastini

Senin, 15 Juni 2020 | 09:10 WIB
Vladimir Putin Sesumbar Rusia Lebih Baik dari AS Tangani Corona
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Rusia Vladimir Putin di KTT G20, Hamburg Jerman. [AFP]

Suara.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengklaim Rusia lebih baik dari Amerika Serikat dalam menangani virus corona. Menyadur laman New York Post pada Senin (15/06/2020), Putin mengatakan Rusia lebih kompak sehingga penanganan virus di negaranya lebih baik dari Amerika.

"Kami bekerja lebih lancar dan bangkit dari situasi ini dengan percaya diri dan dengan kerugian minimum. Tapi di Amerika Serikat itu tidak terjadi," kata Putin pada TV pemerintah.

Putin menyindir Donald Trump dengan berkata, "Pemerintah Rusia akan sangat malu jika tidak melakukan tugasnya".

"Saya tidak bisa membayangkan seseorang di pemerintahan (Rusia) atau daerah mengatakan kami tidak akan melakukan apa yang dikatakan pemerintah atau presiden," lanjut Putin.

Vladimir Putin kemudian mengaitkan situasi poltik di Amerika dengan penanganan virus corona dan ia menyakini penanganan krisis di Amerika tak maksimal karena ada kepentingan partai.

Presiden AS, Donald Trump, dalam sebuah konferensi pers harian soal Covid-19 di Gedung Putih, Kamis (23/4/2020) ia mengemukakan agar disinfektan disuntikan ke tubuh manusia untuk mengobati Covid-19 [AFP/Mendel Ngan]
Presiden AS, Donald Trump, dalam sebuah konferensi pers harian soal Covid-19 di Gedung Putih, Kamis (23/4/2020) ia mengemukakan agar disinfektan disuntikan ke tubuh manusia untuk mengobati Covid-19 [AFP/Mendel Ngan]

"Menurut saya masalahnya (di Amerika Serikat) adalah kelompok itu, dalam hal ini kepentingan partai, ditempatkan di atas kepentingan masyarakat secara keseluruhan, di atas kepentingan rakyat."

Saat ini, Rusia memiliki angka kematian tertinggi ketiga di dunia setelah Amerika dan Brasil. Menurut data dari Universitas Johns Hopkins, ada 528.267 kasus virus corona di Rusia dengan korban jiwa mencapai 6 ribu orang.

Angka ini lebh kecil dibandingkan dengan Amerika yang memiliki 2.083.082 kasus virus corona dengan angka kematian mencapai 115.578. Namun data virus corona di Rusia sering diragukan kebenarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Rusia, 8.595 Kasus Baru Tercacat Dalam Satu Hari

Virus Corona Rusia, 8.595 Kasus Baru Tercacat Dalam Satu Hari

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 13:06 WIB

Kembangkan Vaksin Covid-19, Turki dan Rusia Sepakat Kerja Sama

Kembangkan Vaksin Covid-19, Turki dan Rusia Sepakat Kerja Sama

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:05 WIB

Kementerian Kesehatan Rusia setujui Avifavir sebagai Obat Corona Covid-19

Kementerian Kesehatan Rusia setujui Avifavir sebagai Obat Corona Covid-19

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:32 WIB

Terkini

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:14 WIB

Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah

Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:13 WIB

Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli

Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli

News | Senin, 01 Juni 2026 | 07:45 WIB

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 06:21 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB