Rata-rata Tidur di Kios, 9 Pedagang Pasar Petojo Gambir Kena Corona

Agung Sandy Lesmana

Senin, 15 Juni 2020 | 17:51 WIB
Rata-rata Tidur di Kios, 9 Pedagang Pasar Petojo Gambir Kena Corona
Ilustrasi--petugas medis mengambil sampel lendir dari seorang penumpang KRL saat tes swab Corona COVID-19 di Stasiun Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2020). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Sembilan pedagang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Pasar Petojo Enclek rata-rata tinggal di kiosnya karena tidak berdomisili secara tetap di Jakarta.

"Rata-rata pedagang itu tinggalnya di kios itu. Mereka sendiri dan rumahnya jauh. Ada orang dari Tangerang dan wilayah lainnya," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Gambir Alamas Hidayati saat dihubungi, Senin (15/6/2020).

Alamas mengatakan karena kondisi tersebut para pedagang yang merantau dan tinggal di kiosnya itu tidak dapat menjaga kebersihan tubuh secara rutin.

"Tahu sendiri kondisi di kios-kios pasar kan. Tapi kondisi itu memudahkan kita untuk melakukan tracing," kata Alamas.

Menurut Alamas, dengan kebiasaan para pedagang yang tinggal di kios tenaga medis dapat menghemat tenaga untuk melakukan pelacakan kasus karena pedagang yang terkonfirmasi positif itu tidak memiliki kontak erat dengan siapa pun.

"Kalau dia tinggal di kios, dia hanya sendiri. Sehingga untuk tracing kasus lebih mudah dilakukan," kata Alamas.

Sembilan pedagang di Pasar Petojo Enclek Gambir terkonfirmasi positif COVID-19 usai menjalani pemeriksaan usap.

"Mereka saat ini sudah diisolasi di Wisma Atlet dan RSUD Tarakan. 6 orang di Wisma Atlet dan 3 orang memilih di RSUD Tarakan," kata Alamas.

Hasil 9 orang positif COVID-19 itu didapatkan dari pengetesan COVID-19 yang dilakukan Puskesmas Kecamatan Gambir pada 42 pedagang pada Kamis (11/6).

baca juga

Saat ini, Alamas mengatakan Pasar Petojo Enclek sudah resmi ditutup sementara sejak ditemukan kasus positif COVID-19.

"Pasar itu juga sudah tutup dari kemarin, begitu keluar disarankan tutupnya selama 3 hari, kemungkinan buka lagi Selasa," kata Alamas. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×