Menteri Pendidikan Brasil Didenda karena Tidak Pakai Masker

Rendy Adrikni Sadikin, Rima Suliastini

Selasa, 16 Juni 2020 | 09:10 WIB
Menteri Pendidikan Brasil Didenda karena Tidak Pakai Masker
Menteri Pendidikan Brasil, Abraham Weintraub. (Instagram/@abrahamweintraub)

Suara.com - Menteri Pendidikan Brasil, Abraham Weintraub didenda karena tidak pakai masker saat menghadiri rapat umum yang diselenggarakan oleh pendukung Presiden Bolsonaro pada hari Minggu, (14/06/2020).

Menyadur CNA, menteri kontroversial tersebut didenda 2 ribu real atau setara Rp 5,4 juta oleh pemerintah distrik Brasilia.

Tak cuma sekali ini saja Weintraub menuai kontroversi terkait aturan pencegahan virus corona. Sejak April, ia sudah menunjukkan gelagat enggan menggunakan masker, padahal aturan tersebut wajib ditepati di Brasil.

Ia juga kerap berjabat tangan dan berfoto tanpa masker dengan demonstran, dimana kebanyakan dari mereka juga tak mematuhi aturan wajib tentang penggunaan masker di tempat umum.

Abraham Weintraub melalui akun Twitter menulis pendapatnya tentang denda ini dan percaya bahwa ada pihak lain yang ingin menjatuhkannya.

"Mereka berusaha membungkamku dengan cara apa pun," tulisnya.

Menteri Pendidikan Brasil didenda karena tak pakai masker. (Twitter/@abrahamweint)
Menteri Pendidikan Brasil didenda karena tak pakai masker. (Twitter/@abrahamweint)

Presiden Bolsonaro yang menyamakan virus corona baru dengan flu kecil juga secara teratur pergi tanpa masker saat menghadiri demonstrasi akhir pekan oleh para pendukungnya. Hingga saat ini, ia belum pernah didenda.

Ketika virus corona melonjak di Brasil dan memiliki angka kematian tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat, ketegangan antara Bolsonaro dan otoritas negara bagian dan cabang pemerintahan legislatif dan yudisial terus meningkat.

Menteri Pendidikan Brasil, Abraham Weintraub. (Instagram/@abrahamweintraub)
Menteri Pendidikan Brasil, Abraham Weintraub. (Instagram/@abrahamweintraub)

Pemerintah Brasil melarang demonstrasi pada akhir pekan lalu dengan alasan menekan penyebaran virus corona. Namun pada hari Sabtu, kelompok pendukung Bolsonaro mencoba menyerbu gedung Mahkamah Agung dan menembakkan kembang api ke sana.

Pada hari Senin, pihak berwenang menangkap enam aktivis sayap kanan karena "tindakan anti-demokrasi." Penangkapan ini diperintahkan oleh Hakim Agung Alexandre de Moraes.

Ketua Pengadilan Jose Antonio Dias Toffoli menyebut tembakan kembang api di Mahkamah Agung sebagai "serangan" dan mengatakan dalam sebuah pernyataan ia tidak akan menerima ancaman terhadap pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat dan Brasil Laporkan Peningkatan Kasus Virus Corona Covid-19

Amerika Serikat dan Brasil Laporkan Peningkatan Kasus Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 10:30 WIB

Virus Corona di Brasil Terus Mengganas, Tewaskan 892 Orang Dalam Sehari

Virus Corona di Brasil Terus Mengganas, Tewaskan 892 Orang Dalam Sehari

News | Minggu, 14 Juni 2020 | 10:23 WIB

Salip Inggris, Brasil Catat Kematian COVID-19 Tertinggi Kedua di Dunia

Salip Inggris, Brasil Catat Kematian COVID-19 Tertinggi Kedua di Dunia

News | Sabtu, 13 Juni 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB