Menkes: Sekolah Bisa Ditutup Kalau Ada Kasus Positif Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 16 Juni 2020 | 06:05 WIB
Menkes: Sekolah Bisa Ditutup Kalau Ada Kasus Positif Covid-19
Petugas PMI membersihkan area kelas dengan disinfektan di SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/1) sebagai ilustrasi artikel Menkes: Sekolah Bisa Ditutup Kalau Ada Kasus Positif Covid-19 . [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sekolah yang berada di zona hijau tengah bersiap untuk buka kembali. Akan tetapi, apabila ada kasus positif Covid-19 yang ditemukan di sekolah, maka sekolah pun bisa ditutup kembali.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah apabila ada kasus positif Covid-19 di tengah lingkungan sekolah.

Petugas menyemprotkan disingektan di pintu masuk  SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/1). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menyemprotkan disingektan di pintu masuk SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/1), sebagai ilustrasi artikel Menkes: Sekolah Bisa Ditutup Kalau Ada Kasus Positif Covid-19 . [Suara.com/Alfian Winanto]

Pertama, pihak puskesmas dan dinas kesehatan tingkat kabupaten/kota akan langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menjaga agar tidak ada penyebaran virus lebih lanjut.

Setelah itu, kegiatan belajar mengajar pun akan dihentikan alias sekolahnya akan ditutup.

"Aktivitas sekolah akan dihentikan dulu sementara," kata Terawan dalam paparannya yang disiarkan langsung YouTube Kemendikbud, Senin (15/6/2020).

Pasca penutupan sekolah secara sementara itu, pihaknya akan melakukan tracing untuk menelusuri penelusuran dari pasien yang dinyatakan positif Covid-19 baik di lingkungan sekolah ataupun lingkungan yang bersangkutan lainnya.

Untuk keberlangsungan sekolah berikutnya, bisa mengikuti prosedur tata kelola yang sudah diterapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dalam hal ini, pihaknya akan terus memantau sekolah tersebut apakah sudah benar-benar bersih dari penularan Covid-19 atau belum agar bisa membuka sekolah kembali.

"Bisa dibuka sehingga pendidikan bisa berjalan lancar namun keselamtan dan kesehatan para murid menjadi prioritas utama kami," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar di Masa Pandemi, Siswa di Kelas Harus Berjarak 1,5 Meter

Belajar di Masa Pandemi, Siswa di Kelas Harus Berjarak 1,5 Meter

News | Senin, 15 Juni 2020 | 21:23 WIB

Sekolah Zona Hijau Dibuka Lagi, 6 Poin Ini Wajib Dipenuhi

Sekolah Zona Hijau Dibuka Lagi, 6 Poin Ini Wajib Dipenuhi

News | Senin, 15 Juni 2020 | 21:31 WIB

Nadiem: Madrasah dan Sekolah Asrama di Zona Hijau Masih Dilarang Dibuka

Nadiem: Madrasah dan Sekolah Asrama di Zona Hijau Masih Dilarang Dibuka

News | Senin, 15 Juni 2020 | 19:45 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×