Pemerintah Enggan Bahas RUU HIP, PBNU: Berpotensi Menentang Ideologi

Bimo Aria Fundrika, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 17 Juni 2020 | 05:30 WIB
Pemerintah Enggan Bahas RUU HIP, PBNU: Berpotensi Menentang Ideologi
Wapres Ma'ruf Amin bertemu dengan organisasi Islam. (Dokumentasi KIP Setwapres)

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan apresiasinya kepada pemerintah yang telah memutuskan untuk tidak membahas Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP)

Seperti diketahui, RUU ini merupakan inisiatif DPR RI. Pasalnya, PBNU melihat kandungan di dalam RUU HIP berpotensi bertentangan ideologi.

Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa adanya RUU HIP menjadi kegelisahan di tengah masyarakat. Karena itu pihaknya bersyukur ketika pemerintah enggan membahas RUU HIP.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat pertemuan membahas HIP (Dokumentasi KIP-Setwapres)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat pertemuan membahas HIP (Dokumentasi KIP-Setwapres)

"Dalam pandangan kami berpotensi pertentangan ideologi. Kami menyampaikan pemerintah untuk membatalkan atau memberhentikan pembahasan RUU HIP," kata Faishal saat menyampaikan secara virtual, Selasa (16/6/2020).

PBNU menegaskan bahwa pancasila sudah menjadi sesuatu yang final. Sehingga tidak perlu lagi ada penafsiran karena dikhawatirkan akan mengurangi esensi dari pancasila itu sendiri.

Selain itu, munculnya RUU HIP bertepatan dengan adanya pandemi Covid-19. PBNU menginginkan seluruh pihak untuk lebih fokus dalam penanganan pandemi.

"Mengingat tahun ini tahun yang sulit untuk kita sama-sama melawan masalah Covid-19. Begitu banyak pekerjaan lain, recovery kembali sebagai bangsa yang kuat," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk tidak membahas Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP yang menjadi inisiatif DPR RI. Pemerintah juga memutuskan untuk tidak mengirimkan surat presiden (surpres) ke DPR RI. Surpres merupakan tanda persetujuan pembahasan RUU HIP di DPR.

"Tidak mengirimkan surat presiden untuk pembahasan itu," kata Menko Polhukam Mahfud MD di kantornya, Selasa. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timbulkan Kegelisahan, MUI Dorong RUU HIP Dicabut

Timbulkan Kegelisahan, MUI Dorong RUU HIP Dicabut

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 23:20 WIB

Pemerintah Minta DPR Tunda Bahas RUU HIP, Wapres Ma'ruf Undang Ormas Islam

Pemerintah Minta DPR Tunda Bahas RUU HIP, Wapres Ma'ruf Undang Ormas Islam

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 21:57 WIB

Pemerintah Ogah Bahas RUU HIP, DPR Tunggu Surat Resmi

Pemerintah Ogah Bahas RUU HIP, DPR Tunggu Surat Resmi

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 17:23 WIB

Terkini

Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya

Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:37 WIB

Kolaborasi Teknologi Streaming Ini Dorong Industri Konten Lokal

Kolaborasi Teknologi Streaming Ini Dorong Industri Konten Lokal

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:34 WIB

Ditahan 20 Hari ke Depan, Kenapa Kejagung Titipkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Rutan KPK?

Ditahan 20 Hari ke Depan, Kenapa Kejagung Titipkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Rutan KPK?

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:32 WIB

Hal Baik Berakhir Baik: Bukan Sekadar Motivasi, tapi Teman Menenangkan Hati

Hal Baik Berakhir Baik: Bukan Sekadar Motivasi, tapi Teman Menenangkan Hati

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:30 WIB

Laut China Selatan Memanas! Pasukan Xi Jinping Tembakan Meriam ke Kapal Filipina

Laut China Selatan Memanas! Pasukan Xi Jinping Tembakan Meriam ke Kapal Filipina

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:30 WIB

Persija Jakarta di Bawah Persib! Dominasi Maung Bandung di Timnas Indonesia

Persija Jakarta di Bawah Persib! Dominasi Maung Bandung di Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:23 WIB

4 Sabun Cuci Muka untuk Usia 50 Tahun, Anti Aging agar Kulit Awet Muda

4 Sabun Cuci Muka untuk Usia 50 Tahun, Anti Aging agar Kulit Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:18 WIB

Nam Joo Hyuk Jadi Pria Misterius dengan Masa Lalu Kelam di Drama Heartbeat

Nam Joo Hyuk Jadi Pria Misterius dengan Masa Lalu Kelam di Drama Heartbeat

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:15 WIB

Urutan Pemakaian Sunscreen dan Moisturizer yang Benar, Jangan Sampai Terbalik

Urutan Pemakaian Sunscreen dan Moisturizer yang Benar, Jangan Sampai Terbalik

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:14 WIB

Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!

Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:10 WIB

×