Sempat Khawatir saat Pilpres, Sandiaga Uno Ketawa Dengar Respon Helmy Yahya

Dany Garjito | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 14:20 WIB
Sempat Khawatir saat Pilpres, Sandiaga Uno Ketawa Dengar Respon Helmy Yahya
Sandiaga Uno saat peresmian Rumah Galeri OK OCE Ina Makmur Surabaya, Sabtu (1/2/2020). (Suara.com/Arry Saputra).

Suara.com - Sandiaga Uno menyampaikan terima kasih kepaa eks Direktur Utama TVRI Helmy Yahya. Pasalnya, TVRI telah menunjukkan sikap netral ketika berlangsungnya kontestasi Pilpres 2019.

Sandiaga yang diketahui mendampingi Probowo Subianto untuk mencalonkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden secara blak-blakan mengaku sempat khawatir dengan TVRI sebagai media pemerintah karena mengira akan memihak salah satu kubu.

Pengakuan tersebut disampaikan Sandiaga dalam acara podcast yang diunggah kanal YouTube Sandiuno TV, Senin (15/6/2020).

"Gue mau terima kasih, terus terang sama Bro Helmy karena banyak kekhwatiran waktu Pilpres karena TV-nya pemerintah," ucap Sandiaga.

Pernyataan tersebut kemudian ditimpali oleh Helmy Yahya. Ia mengatakan TVRI telah bersikap netral, tak memihak pasangan 01 atau 02 saat itu.

Sandiaga kemudian melanjutkan bahwa pemberitaan TVRI untuk kedua pasangan berimbang. Klaim tersebut berdasarkan hasil monitoring yang dilakukannya dan para pendukung.

"Kita punya media monitoring. Kita lihat balance loh. Aku datang ke mana, dicover juga. Jadi makasih TVRI," tambah Sandiaga.

Menanggapi pujian tersebut, Helmy Yahya mengatakan sikap objektif yang ditunjukkan TVRI semata-maat sesuai dengan amanat undang-undang tentang Lembaga Penyiaran Publik.

"Bro Sandi, TVRI sebagai TV publik harus netral, independen dan imparsial," ujar Helmy.

Bahkan sikap itu, kata presenter acara kuis tersebut, menyita perhatian banyak orang.

Sandiaga Uno terbahak di hadapan Helmy Yahya. (YouTube/Sandiaga TV)
Sandiaga Uno terbahak di hadapan Helmy Yahya. (YouTube/Sandiaga TV)

Seperti saat diirinya diundang ke Korea untuk membahas bagaimana caranya TVRI menempatkan diri di posisi sebagai pengadil saat Pilpres 2019.

Meski begitu Helmy Yahya tak memungkiri, saat itu Indonesia terpecah menjadi dua kubu untuk mendukung jagoannya.

"Waktu itu bangsa kita terpecah dua dong. Ada rakyat 01 ada rakyat 02," kata Helmy Yahya.

Respons itu seketika membuat Sandiaga Uno tertawa. "Rakyat 01 dan 02," ucapnya menirukan pernyataan Helmy.

Lebih lanjut, Helmy mengatakan dirinya selalu menyuarakan bahwa TVRI adalah media pemersatu bangsa, sehingga mengenai perlakukan kepada dua pasangan calon harus proporsional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Kaget Prilly Latuconsina Dagang Emas

Sandiaga Uno Kaget Prilly Latuconsina Dagang Emas

Entertainment | Selasa, 16 Juni 2020 | 19:30 WIB

Sandiaga Uno Cerita Pernah Ditawari Elon Musk Ikut Eksplorasi Luar Angkasa

Sandiaga Uno Cerita Pernah Ditawari Elon Musk Ikut Eksplorasi Luar Angkasa

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 11:26 WIB

Balas Tantangan Najwa, Sandiaga Uno Unggah Foto Wisuda: Untuk Anak Onlineku

Balas Tantangan Najwa, Sandiaga Uno Unggah Foto Wisuda: Untuk Anak Onlineku

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 13:50 WIB

Terkini

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:15 WIB

Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel

Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:09 WIB

Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!

Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:57 WIB

Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia

Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:47 WIB

Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor

Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:46 WIB

KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?

KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:41 WIB

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:24 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:22 WIB