Pemahaman Masyarakat Soal Covid Kurang, Kemendikbud Usul Gunakan Seni

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 17 Juni 2020 | 20:42 WIB
Pemahaman Masyarakat Soal Covid Kurang, Kemendikbud Usul Gunakan Seni
lustrasi pagelaran wayang orang Ketoprak Hayam Wuruk di Jakarta, Senin (16/12) malam. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid menilai pemahaman masyarakat Indonesia soal pandemi virus Corona Covid-19 masih kurang.

Hilmar mengatakan akan lebih baik kalau masyarakat diberikan edukasi melalui seni pertunjukkan tradisional yang begitu lekat dengan kehidupan masyarakat.

Hilmar mengungkapkan dari hasil berdiskusi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ada saatnya pemerintah memanfaatkan saluran-saluran komunikasi yang efektif.

"Pemahaman masih sangat bervariasi dan agak kurang ya kalau menurut saya," kata Hilmar dalam sebuah webinar yang digelar virtual, Rabu (17/6/2020).

"Diskusi juga dengan gugus tugas sebetulnya gitu, cara kita mengkomunikasikan problem ini, ini juga kurang memanfaatkan komunikasi saluran-saluran yang menurut saya efektif," tambahnya.

Ia kemudian memberi masukan kalau edukasi terkait pandemi Covid-19 bisa disampaikan dengan menggunakan seni pertunjukkan tradisional seperti ketoprak, ludruk, ataupun lenong.

Menurutnya para pelaku seni pertunjukkan semacam itu justru lebih mahir menyampaikan edukasi menggunakan istilah-istilah yang lebih akrab di telinga masyarakat.

"Kita sibuk nyari pandemi apa segala macam, mereka punya pagebluk, sudah itu, sudah selesai itu langsung bisa menjelaskan banyak hal," ujarnya.

Ketimbang menggunakan istilah yang menggunakan bahas asing, sebut saja social distancing, physical distancing, hingga New Normal, menurutnya pemerintah bisa saja menggunakan referensi dari kebudayaan yang ada di tanah air.

baca juga

"Saya kira akan sangat efektif komunikasi publik kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Daerah di Jabar Bakal Gelar Pilkada di Tengah Corona, Adaptasi New Normal

8 Daerah di Jabar Bakal Gelar Pilkada di Tengah Corona, Adaptasi New Normal

Jabar | Rabu, 17 Juni 2020 | 20:36 WIB

Para Pakar Sebut Pandemi Berasal dari Kerusakan Lingkungan, Ulah Manusia!

Para Pakar Sebut Pandemi Berasal dari Kerusakan Lingkungan, Ulah Manusia!

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 20:29 WIB

Kemenlu: Masih Ada 799 WNI Jemaah Tabligh di Luar Negeri

Kemenlu: Masih Ada 799 WNI Jemaah Tabligh di Luar Negeri

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 19:59 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Kaesang Sebut Bisa Atasi Corona Jika Jadi Gubernur DKI?

CEK FAKTA: Benarkah Kaesang Sebut Bisa Atasi Corona Jika Jadi Gubernur DKI?

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 19:58 WIB

Rentan Sebarkan Covid-19, Waspadai Sejumlah Tempat Ini di Fase New Normal

Rentan Sebarkan Covid-19, Waspadai Sejumlah Tempat Ini di Fase New Normal

Video | Rabu, 17 Juni 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama

Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:13 WIB

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:06 WIB

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:05 WIB

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:49 WIB

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×