Wali Kota Surabaya Memaki Wanita di Kantor Polisi dan 4 Berita Populer Lain

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 19 Juni 2020 | 12:47 WIB
Wali Kota Surabaya Memaki Wanita di Kantor Polisi dan 4 Berita Populer Lain
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini siap bertolak ke Jepang sebagai pembicara KTT Kota-kota Asia Pasifik [Suara.com/Dimas Angga Perkasa].

Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini emosi hingga memaki seorang wanita di kantor polisi. Hal ini dipicu kasus pengedar narkoba jenis sabu.

Sementara itu, seorang wanita dikeroyok sejumlah pria sampai dipaksa buka kerudung dan dicukur rambutnya

Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com pada Kamis (18/6/2020).

1. Wali Kota Surabaya Risma Memaki Perempuan di Kantor Polisi

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Suara.com/Dimas)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Suara.com/Dimas)

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ngamuk dengan mata melotot. Risma maki-maki warga Surabaya yang menjadi kurir sabu seberat 7 kg.

Wali Kota Risma yang mendatangi undangan pemusnahan dan rilis enam bulan pertama selama 2020 ini menyampaikan bahwa tak seharusnya wanita jadi kurir narkoba. Risma menjelaskan sebanyak itu ternyata dipakai oleh anak, saudara atau bahkan orangtua si pengedar.

Baca selengkapnya

2. Wanita Dikeroyok, Dipaksa Buka Kerudung dan Dicukur Rambutnya

Seorang wanita dihakimi massa. (Twitter/@kondekturbus_)
Seorang wanita dihakimi massa. (Twitter/@kondekturbus_)

Publik media sosial tengah dihebohkan oleh video seorang wanita yang dihakimi massa karena diduga mencuri.

Berdasarkan video yang diunggah oleh sebuah akun Twitter @kondekturbus_, video itu memperlihatkan puluhan warga tengah mengerumuni seorang perempuan yang diduga kedapatan mencuri.

Baca selengkapnya

3. Viral Video Perempuan Aceh Masuk Kristen Dijemput Paksa Keluarga

(Twitter/@kasman_vandi)

Sebuah utas Twitter yang mengunggah sejumlah video viral lantaran diduga menunjukkan adanya penjemputan paksa seorang perempuan yang ingin masuk kristen.

Berdasarkan penuturan pengunggah, perempuan dalam video tersebut merupakan seorang pemeluk agama Islam yang ingin pindah agama. Namun, nampaknya keluarga yang bersangkutan tidak merestui hal tersebut sehingga memaksanya untuk kembali.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidang Perdana Sunda Empire

Sidang Perdana Sunda Empire

Foto | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:28 WIB

Viral Pencuri Pamer Koleksi Pakaian Dalam Wanita, Keliling 3 Perumahan

Viral Pencuri Pamer Koleksi Pakaian Dalam Wanita, Keliling 3 Perumahan

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:23 WIB

Sidang Perdana, Tiga Petinggi Sunda Empire Didakwa Sebarkan Kabar Bohong

Sidang Perdana, Tiga Petinggi Sunda Empire Didakwa Sebarkan Kabar Bohong

Jabar | Kamis, 18 Juni 2020 | 17:51 WIB

Terkini

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:21 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB