CEK FAKTA: Anies Mau Jual Gedung Pemerintah Pusat Jika Ibu Kota Pindah?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 22 Juni 2020 | 15:13 WIB
CEK FAKTA: Anies Mau Jual Gedung Pemerintah Pusat Jika Ibu Kota Pindah?
Anies akan jual gedung pemerintah pusat jika ibu kota pindah (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan akan menjual aset pemerintah pusat berupa gedung-gedung. Penjualan aset tersebut akan dilakukan jika ibu kota telah pindah.

Narasi tersebut dimuat dalam artikel berjudul 'Ibu Kota Pindah, Anies Bakal Jual Gedung Pemerintah Pusat' yang dimuat dalam situs metrotv-2020[dot]blogspot.com pada Jumat, 19 Juni 2020.

Berikut kutipan isi artikelnya:

"Dia juga yakin Jakarta bisa menjadi pusat bisnis global.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, optimistis pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur takkan menghambat pertumbuhan ekonomi Jakarta. Malah, dia menyebut kota ini akan menjadi pusat bisnis global."

Benarkah Anies akan menjual gedung pemerintah pusat jika ibu kota pindah?

Anies akan jual gedung pemerintah pusat jika ibu kota pindah (Turnbackhoax.id)
Anies akan jual gedung pemerintah pusat jika ibu kota pindah (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Senin (22/6/2020), narasi yang menyebutkan Anies akan menjual gedung pemerintah pusat jika ibu kota pindah adalah narasi yang salah. Narasi tersebut dimuat dalam sebuah situs abal-abal menyerupai media mainstream MetroTV.

Situs resmi milik MetroTV adalah Metrotvnews.com. Dalam situs resmi MetrtoTV, judul artikel yang sebenarnya adalah 'Ibu Kota Pindah, Anies Bakal Manfaatkan Gedung Pemerintah Pusat'. Artikel tersebut dimuat dalam situs Dream.co.id yang tayang pada 31 Agustus 2019.

Anies akan jual gedung pemerintah pusat jika ibu kota pindah (Turnbackhoax.id)
Anies akan jual gedung pemerintah pusat jika ibu kota pindah (Turnbackhoax.id)

Dalam artikel tersebut, tidak ada pernyataan Anies yang menyebut akan menjual gedung pemerintah pusat jika ibu koa pindah. Anies justru ingin memanfaatkan gedung pemerintah pusat tersebut jika sudah tak terpakai lagi.

Judul artikel asli dari MetroTV tersebut diubah oleh orang tidak bertanggungjawab kemudian dimuat dalam sebuah situs yang diberi nama menyerupai MetroTV untuk mengecoh pembacanya.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan narasi yang menyebutkan Anies akan menjual gedung pemerintah pusat jika ibu kota pindah adalah klaim yang salah atau hoaks. Narasi tersebut masuk dalam kategori konten yang palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Hidayat Nur Wahid Akui PKS Tak Menganut Asas Pancasila?

CEK FAKTA: Benarkah Hidayat Nur Wahid Akui PKS Tak Menganut Asas Pancasila?

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 17:33 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Anies Ingin Buat Patung Lilin Dirinya Sedang Tersenyum?

CEK FAKTA: Benarkah Anies Ingin Buat Patung Lilin Dirinya Sedang Tersenyum?

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 18:58 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Abu Vulkanik Merapi Dapat Membunuh Virus Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Abu Vulkanik Merapi Dapat Membunuh Virus Corona?

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 16:26 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB