Tak Turun, Kasus Corona di Jakarta Stagnan Sejak Bulan Mei

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Tak Turun, Kasus Corona di Jakarta Stagnan Sejak Bulan Mei
[Unsplash/Markus Spiske]

"Situasi di Jakarta sudah mulai membaik namun di posisi Mei sampai sekarang situasinya stagnan."

Suara.com - Penambahan kasus harian pasien positif corona Covid-19 di Jakarta hingga saat ini belum mengalami penurunan. Bahkan grafiknya terus stagnan atau landai sampai sekarang.

Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Pemukiman Suharti mengatakan tak adanya penurunan ini sudah terjadi sejak bulan Mei lalu. Namun ia menganggap hal ini sebagai situasi yang membaik.

"Situasi di Jakarta sudah mulai membaik namun di posisi Mei sampai sekarang situasinya stagnan. Stagnan itu benar-benar stagnan yang melandai bukannya turun," ujar Suharti saat webinar di akun youtube SDGs, Kamis (25/6/2020).

Meski demikian, Suharti mengakui adanya peningkatan jumlah harian kasus corona belakangan ini. Pasalnya pasien positif menambah lebih dari 100 setiap harinya.

"Sempat memang beberapa waktu terakhir ada kenaikan," jelasnya.

Namun ia menganggap kenaikan kasus ini bukan sebagai hal yang buruk. Sebab penyebab bertambahnya kasus adalah kerja Dinas Kesehatan yang lebih masif menelusuri penularan corona di area rawan.

"Dengan meningkatnya jumlah yang kita temukan itu berarti kita semakin menemukan banyak orang yang tak merasa apa-apa tanpa gejala untuk kemudian segera mungkin dlakukan isolasi," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS