Fenomena Masker 'Tersenyum' di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 26 Juni 2020 | 18:02 WIB
Fenomena Masker 'Tersenyum' di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing
Gaya Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengenakan masker kain bergambar kumis tebal. (Instagram/@fx.rudyatmo)

Suara.com - Masker kain untuk mencegah penyebaran virus corona covid-19, bermotif mulut tersenyum atau ekspresi lain, kekinian banyak dijual di Indonesia.

Penutup wajah bermotif  bibir tersenyum tersebut menjadi viral saat dipakai oleh sejumlah pejabat seperti Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, hingga Ulama kawakan Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Gaya masker tersebut menarik perhatian media-media asing, salah satunya adalah Channel News Asia.

Dalam artikel berjudul "Fashion masks a hit as Indonesians, Malaysians seek style in safety"

"Tanpa tanda-tanda ancaman Covid-19 mereda dalam waktu dekat, masker secara cepat menjadi aksesori bagi orang Indonesia dan Malaysia yang ingin tampil gaya dan lucu." tulis Channel News Asia.

"Di Indonesia ada masker yang harus dipesan terlebih dahulu, pelanggan memesan desain bergambar wajah mereka sendiri kemudian dicetak pada bahan neoprene yang dapat digunakan kembali, beberapa dengan wajah tersenyum, atau bibir merah."

Sebuah toko cetak di Jakarta menambahkan masker menjadi salah satu produknya setelah penjualannya merosot karena pandemi Covid-19.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat memakai masker unik. (YouTube/KompasTV)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat memakai masker unik. (YouTube/KompasTV)

"Awalnya, kami coba-coba, tapi kemudian permintaan melonjak, dan itu membantu kita memulihkan kerugian akibat pandemi." ujar Nicholas Septian Sugandi, salah satu pembuat masker bergambar.

Ide serupa juga ada di Filipina yang dibuat oleh seorang desainer yang beralih profesi menjadi penjual masker akibat pandemi Covid-19.

Seorang ibu di Thailand juga ikut merancang pelindung wajah dengan cetakan kartun dan karakter-karakter film yang cukup populer.

Di Malaysia, masker dengan gaya batik menjadi populer dan banyak dipesan oleh perusahaan bisnis.

Desainer tekstil Malaysia Hafiz Drahman membuat masker yang terbuat dari kain katun dilengkapi dengan filter, dibuat dari kain yang dibuat menggunakan lilin dan pewarna.

"Saya mulai melihat peluang baru untuk membuat masker batik, karena pada waktu it ukami diperintahkan memakai masker untuk keselamatan pribadi," kata Hafiz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Sukses! 100 Hari Lockdown, Hanya Tersisa 208 Kasus Corona

Malaysia Sukses! 100 Hari Lockdown, Hanya Tersisa 208 Kasus Corona

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 14:41 WIB

Tambah 415 Kasus Baru, Virus Corona di Filipina Tembus 30 Ribu

Tambah 415 Kasus Baru, Virus Corona di Filipina Tembus 30 Ribu

Health | Kamis, 25 Juni 2020 | 18:50 WIB

Ada Bayi 23 Hari di Tengah Ratusan WNI yang Dideportasi dari Malaysia

Ada Bayi 23 Hari di Tengah Ratusan WNI yang Dideportasi dari Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB