Universitas Jepang Meluluskan Mahasiswa Program Studi Ninja Pertamanya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 26 Juni 2020 | 21:19 WIB
Universitas Jepang Meluluskan Mahasiswa Program Studi Ninja Pertamanya
Ilustrasi ninja.[Shutterstock]

Suara.com - Universitas Jepang meluluskan seorang mahasiswa program studi ninja pertamanya setelah menghabiskan dua tahun mengasah keterampilan seni bela diri dan mempelajari tradisi.

Menyadur Channel News Asia, Genichi Mitsuhashi menyelesaikan studi master ninja di Universitas Mie di Jepang, wilayah yang dianggap sebagai rumah para ninja. Selain meneliti dokumen-dokumen sejarah, pria 45 tahun itu mengatakan kepada AFP bahwa ia mempelajari aspek praktis menjadi seorang ninja.

"Saya membaca bahwa ninja bekerja sebagai petani di pagi hari dan dilatih seni bela diri pada sore hari," kata Mitsuhashi dikutip dari Channel News Asia.

Mitsuhashi melaksanakan semua yang ia pelajari sebagai seorang ninja mulai dari menanam sayuran hingga berlatih teknik seni bela dirinya, di samping ia belajar ninja di kelas.

"Dengan kombinasi ini, saya pikir bisa belajar tentang ninja yang sebenarnya," katanya.

Lebih dikenal sebagai pembunuh berpakaian hitam yang terkenal karena kerahasiaan dan sembunyi-sembunyi, ninja juga memiliki "keterampilan bertahan hidup yang komprehensif," tambahnya.

Mitsuhashi, yang juga mempelajari kung fu dan seni bela diri Jepang yang dikenal sebagai Shorinji Kempo, mengajarkan keterampilan ninja di dojo-nya sendiri dan mengelola penginapan lokal sambil mengejar gelar PhD.

Universitas Mie mendirikan pusat penelitian pertama di dunia yang didedikasikan untuk ninja pada tahun 2017 dan membuka program sarjana setahun kemudian. Terletak di Kota Iga, sebuah kota yang dikelilingi gunung yang dahulu menjadi rumah bagi banyak ninja.

Yuji Yamada, seorang profesor sejarah Jepang di universitas yang bertanggung jawab atas pusat ninja, terkejut dengan pengabdian Mitsuhashi untuk tugas itu. "Kami menyediakan kelas sejarah dan kursus keterampilan ninja. Tapi saya menyangka dia terlibat sejauh ini, seperti ninja yang hidup," kata Yamada.

baca juga

Untuk mendaftar program studi tersebut, siswa harus mengikuti ujian sejarah Jepang dan ujian membaca dokumen ninja sejarah.

"Sekitar tiga siswa mendaftar setiap tahun. Saya pikir ada permintaan," kata profesor itu.

"Kami mendapat banyak pertanyaan dari luar negeri tetapi saya harus mengatakan satu hal: Ini adalah studi untuk belajar tentang ninja, bukan untuk menjadi ninja." jelas prof Yuji Yamada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Hantu Jepang Pakai Drive-thru, Seramnya Para Tamu Dikurung di Mobil

Rumah Hantu Jepang Pakai Drive-thru, Seramnya Para Tamu Dikurung di Mobil

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 13:39 WIB

Kasus Covid-19 Turun, Jepang Bingung Kekurangan Peserta untuk Uji Klinis

Kasus Covid-19 Turun, Jepang Bingung Kekurangan Peserta untuk Uji Klinis

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 16:21 WIB

Jepang Gunakan Superkomputer Tercepat di Dunia untuk Perangi Corona

Jepang Gunakan Superkomputer Tercepat di Dunia untuk Perangi Corona

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 21:04 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×