Jumlah Pasien Covid-19 Meroket, India Sediakan Ribuan Tempat Tidur Kardus

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 27 Juni 2020 | 16:29 WIB
Jumlah Pasien Covid-19 Meroket, India Sediakan Ribuan Tempat Tidur Kardus
Ilustrasi virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah perusahaan di India membuat ribuan tempat tidur dari bahan kardus. Tempat tidur tersebut dibuat di tengah jumlah pasien Covid-19 yang terus bertambah di India.

Vikram Dhawan, sang pembuat tempat tidur dari kardus mengatakan bahwa kasur tersebut dilapisi bahan kimia untuk membuatnya tahan air dan dapat menopang beban hingga 300 kg. Ia bersama saudaranya membuat desain saat mereka terjebak di rumah selama masa lockdown di India.

"Satu orang dapat memakainya dengan sangat nyaman. Ini ringkas, ringan dan dapat dirakit dalam hitungan menit" kata Dhawan kepada AFP dikutip dari Channel News Asia pada Sabtu (27/6/2020).

Pemerintah New Delhi menyediakan 10.000 tempat tidur tersebut di pusat-pusat ibadah yang terletak di pinggiran yang diubah menjadi fasilitas khusus menangani kasus virus corona. Tempat tidur kardus tersebut juga dipakai oleh salah satu rumah sakit di Kota Mumbai, yang juga kewalahan menangani pasien Covid-19.

"Yang paling penting adalah virus hanya bertahan di permukaan karton selama 24 jam. Pada permukaan lain, seperti logam, kayu atau plastik, itu bisa bertahan selama tiga hingga empat hari." kata Dhawan.

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Maret di jurnal NEJM AS menunjukkan virus corona dapat bertahan hingga tiga hari pada permukaan benda yang terbuat dari plastik, namun hanya 24 jam di permukaan kertas.

Tempat tidur dari kardus tersebut dibuat oleh perusahaan bernama Sheela Foam Limited yang bekerja sama dengan Dhawan bersaudara awal tahun ini.

"Kami biasanya membeli tempat tidur dari baja atau kayu tetapi saat ini kami membutuhkan semacam tempat tidur sekali pakai," kata Sudhir Varanasi, kepala manajemen rantai pasokan di Sheela.

"Keduanya di sini memiliki lapisan pelindung sehingga dapat dibersihkan dan tidak rusak akibat tumpahan yang tidak disengaja," kata Varanasi.

baca juga

Dhawan belum mengungkapkan harga pembuatan tempat tidur secara terbuka, tetapi dilaporkan harganya sekitar 10 dolar (Rp 143 ribu) per unit.

"Biayanya sekitar uang yang Anda habiskan setiap kali pergi makan di restoran." ungkapnya.

"Saya pikir 50 hingga 60 pekerja kami sendiri telah membawanya pulang dan sangat senang menggunakannya setiap hari," kata Dhawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Dinpar Bantul Pantau Disiplin Wisatawan

Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Dinpar Bantul Pantau Disiplin Wisatawan

Jogja | Sabtu, 27 Juni 2020 | 15:06 WIB

Keluar Rumah saat Pandemi Covid-19? Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini

Keluar Rumah saat Pandemi Covid-19? Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini

Health | Sabtu, 27 Juni 2020 | 15:01 WIB

Intip Pulau Bunaken di Manado, Jadi Buah Bibir Karena Bebas Covid-19

Intip Pulau Bunaken di Manado, Jadi Buah Bibir Karena Bebas Covid-19

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2020 | 14:14 WIB

Terkini

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Jakarta | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Bogor | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:15 WIB

×