Jokowi Ancam Reshuffle, Rizal Ramli: Wong Posisi Kabinet Cuma Hadiah

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Senin, 29 Juni 2020 | 09:31 WIB
Jokowi Ancam Reshuffle, Rizal Ramli: Wong Posisi Kabinet Cuma Hadiah
Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Eks Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengomentari ancaman Presiden Jokowi yang bakal melakukan reshuffle karena jengkel dengan kinerja Kabinet Indonesia Maju.

Ekonom senior tersebut menanggapi santai ancaman Jokowi itu. Menurut Rizal Ramli, posisi dalam kabinet cuma hadiah untuk pendukung politis dan finansial.

"Wong posisi kabinet hanya untuk hadiah-hadiah pendukung politis dan finansial," kicau Rizal Ramli seperti dikutip Suara.com dari akun jejaring sosial Twitter, @RamliRizal, Senin (29/6/2020).

Menurut Rizal Ramli, mereka memiliki kapasitas yang payah, rendah dalam hal keberpihakan terhadap rakyat, dan kebanyakan tidak memiliki rekam jejak yang bisa mengubah menjadi lebih baik.

"Keberpihakan kepada rakyat rendah, kapasitas payah, kebanyakan tidak memiliki track record bisa ‘turn-around’ (mengubah jadi lebih baik) secara makro dan korporasi. Eh udah gitu, masih ada yang aji mumpung," cuit Rizal Ramli.

Cuitan Rizal Ramli mengomentari ancaman reshuffle Jokowi. (Twitter/@RamliRizal)
Cuitan Rizal Ramli mengomentari ancaman reshuffle Jokowi. (Twitter/@RamliRizal)

Cuitan Rizal Ramli tersebut mengomentari pendapat dari Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution yang mengatakan Jokowi jengkel karena tidak kesamaan perasaan antara presiden dan menteri dalam mengatasi masalah.

"Jokowi sedang memikirkan untuk reshuffle kabinet. Jengkel dan kesal karena ada ketidaksamaan perasaan antara presiden dan para menteri dalam mengatasi masalah 267 juta rakyat. Tidak ada progres signifikan yang dilakukan dalam menghadapi krisis Covid-19," tulis Syarial melalui akun Twitter @syahrial_nst.

Ancaman reshuffle

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo a.k.a Jokowi memperingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju yang masih bekerja biasa-biasa saja saat pandemi covid-19, untuk mengubah cara kerjanya.

baca juga

"Perasaan ini harus sama. Kita harus mengerti ini. Jangan biasa-biasa saja, jangan linear, jangan menganggap ini normal. Bahaya sekali kita, saya lihat masih banyak kita yang menganggap ini normal," kata Presiden Jokowi dengan nada tinggi, saat menyampaikan arahan dalam sidang kabinet paripurna, di Istana Negara pada 18 Juni 2020.

Video arahan Presiden Jokowi tersebut baru dikeluarkan oleh Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden pada "channel" Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu.

Dalam arahan tersebut, Presiden Jokowi bahkan membuka opsi "reshuffle" menteri atau pembubaran lembaga yang masih bekerja biasa-biasa saja.

"Bisa saja, membubarkan lembaga, bisa saja 'reshuffle'. Sudah kepikiran ke mana-mana saya, entah buat perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, kalau bapak ibu tidak merasakan itu sudah," kata Presiden Jokowi sambil mengangkat kedua tangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andreas PDIP: Reshuffle Kabinet Jokowi Harus Segera Dilakukan

Andreas PDIP: Reshuffle Kabinet Jokowi Harus Segera Dilakukan

News | Senin, 29 Juni 2020 | 09:19 WIB

Ancam Reshuffle Kabinet, Jokowi Dinilai Jarang Kasih Kode Sekeras Itu

Ancam Reshuffle Kabinet, Jokowi Dinilai Jarang Kasih Kode Sekeras Itu

News | Senin, 29 Juni 2020 | 08:09 WIB

Jokowi Sentil Kemenkes, Tengku Zul: Pak Presiden Jengkel? Apalagi Rakyat

Jokowi Sentil Kemenkes, Tengku Zul: Pak Presiden Jengkel? Apalagi Rakyat

News | Senin, 29 Juni 2020 | 07:01 WIB

Menteri Kerja Lamban, Jokowi  Ancam Reshuffle dan Bubarkan Lembaga

Menteri Kerja Lamban, Jokowi Ancam Reshuffle dan Bubarkan Lembaga

Video | Minggu, 28 Juni 2020 | 22:35 WIB

Kinerja Menteri Masih Biasa Saja, Jokowi: Saya Siap Pertaruhkan Reputasi

Kinerja Menteri Masih Biasa Saja, Jokowi: Saya Siap Pertaruhkan Reputasi

News | Minggu, 28 Juni 2020 | 22:20 WIB

Jokowi ke Menteri-menteri: Saya Jengkel, Apa Enggak Punya Perasaan?

Jokowi ke Menteri-menteri: Saya Jengkel, Apa Enggak Punya Perasaan?

News | Minggu, 28 Juni 2020 | 21:26 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB