Pengamat Sebut Ada Konspirasi Elit di Balik Isu Papua

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 30 Juni 2020 | 05:27 WIB
Pengamat Sebut Ada Konspirasi Elit di Balik Isu Papua
Ilustrasi peta Papua Barat. (Shutterstock)

Suara.com - Pendekatan pemerintah terhadap Papua dinilai sudah berjalan baik. Akan tetapi, pendekatan pemerintah tersebut harus ditopang dengan iklim demokrasi yang lebih luas.

Analis politik dan kebijakan publik, Karyono Wibowo menilai pendekatan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terhadap Papua baik dari sisi kebijakan nasional maupun daerah. Namun menurutnya kran demokrasi juga mesti dibuka.

"Hal ini terbukti dari sisi penempatan dan penunjukkan putra asli daerah Papua untuk menempati posisi strategis dan jabatan penting di sana masih kurang," kata Karyono dalam sebuah diskusi virtual, Senin (29/6/2020).

Selain itu, ia juga menganggap kasus yang terjadi di timur Indonesia itu bukan lagi merupakan persoalan rakyat Papua. Namun, persoalan terbesar itu justru muncul dari kalangan elit.

"Dugaan kuat, adanya konspirasi yang dimunculkan kalangan kelompok berkedok KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), propaganda untuk memecah belah rakyat Papua," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Abdul Kadir Karding menganggap Papua itu sudah menginginkan kehidupan yang damai sejak lama. Hanya saja, terdapat isu-isu soal HAM dan diskriminasi yang kerap dipropagandakan oleh aktivis dari organisasi Papua merdeka.

"Persepsi ini mulai diotak-atik oleh kalangan aktivis," kata Karding.

Kalau berbicara soal proses diplomasi yang pernah ada di Papua, Karding menyinggung nama Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Gus Dur dianggap sebagai tokoh yang melakukan pendekatan kebudayaan dan persuasif.

Cara tersebut kemudian diikuti oleh pemerintahan Jokowi. Menurut Karding political will yang dijalankan Jokowi sudah bagus lantaran ada perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur di Papua.

baca juga

"Political will Jokowi cukup luar biasa, ditambah ada perhatian serius. Adanya UU Otsus adalah bagian dari kompromi politik pemerintah terhadap Papua," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Curanmor di Papua Naik Drastis Selama Corona

Kasus Curanmor di Papua Naik Drastis Selama Corona

News | Sabtu, 27 Juni 2020 | 07:56 WIB

Hotel di Jayawijaya Papua Kembali Pekerjakan Karyawannya yang Dirumahkan

Hotel di Jayawijaya Papua Kembali Pekerjakan Karyawannya yang Dirumahkan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2020 | 15:04 WIB

Warga di Papua Barat akan Terima 4.114 Rumah Bantuan Pemerintah

Warga di Papua Barat akan Terima 4.114 Rumah Bantuan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2020 | 10:30 WIB

Jaga Kebugaran di Tengah Pandemi, Osvaldo: Pagi ke Pantai, Sore Naik Gunung

Jaga Kebugaran di Tengah Pandemi, Osvaldo: Pagi ke Pantai, Sore Naik Gunung

Bola | Rabu, 24 Juni 2020 | 18:03 WIB

Selama 5 Tahun Belakangan, Masyarakat Papua Terima  21.915 Rumah dari PUPR

Selama 5 Tahun Belakangan, Masyarakat Papua Terima 21.915 Rumah dari PUPR

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2020 | 11:31 WIB

Demi Buktikan ke Ibu, Pemuda Papua Bawa Toga dan Ijazah ke Kampung Halaman

Demi Buktikan ke Ibu, Pemuda Papua Bawa Toga dan Ijazah ke Kampung Halaman

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 09:52 WIB

Kisah Neas Wanimbo, Pulang Papua Kenakan Toga Guna Bahagiakan Keluarga

Kisah Neas Wanimbo, Pulang Papua Kenakan Toga Guna Bahagiakan Keluarga

Jogja | Rabu, 24 Juni 2020 | 06:39 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×